Kecam Pernyataan Junimart Girsang, Pemuda Pancasila Kuningan: Kalau Tidak Tahu Jangan Asbun

Ketua MPC PP Kabupaten Kuningan, Harnida Darius (tengah)/RMOLJabar
Ketua MPC PP Kabupaten Kuningan, Harnida Darius (tengah)/RMOLJabar

Pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang yang meminta pemerintah memberikan sanksi tegas kepada Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) yang terlibat bentrokan di Tanggerang Banten mendapat tanggapan dari Ketua MPC PP Kabupaten Kuningan, Harnida Darius.


"Inilah yang memang sangat kita prihatinkan sekali. Seorang Anggota DPR, dia tidak tahu sejarah Pemuda Pancasila," tegas Ketua MPC PP, Harnida Darius kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (22/11). 

Harnida menjelaskan, Pemuda Pancasila lahir dari panggilan sejarah dan PP selama 62 tahun ini sudah banyak memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa, dan itu sangat signifikan serta riil sekali. 

Bahkan dengan kejadian ribut yang terjadi di Tanggerang, Harnida menilai itu keributan kecil dan tidak bisa digeneralisir sedemikian rupa. 

"Dari keributan yang terjadi, saya rasa itu kan oknum. Jadi masih banyak PP di Indonesia tidak melakukan itu dan tidak bisa dikatakan itu semua kader PP," ujarnya. 

Pihaknya sangat menyayangkan, seorang Junimart yang juga sebagai pengacara itu melihat permasalahan ini hanya dengan kacamata kuda. 

"Inilah yang sangat saya sayangkan sekali seorang anggota dewan yang berpikiran picik dan bodoh. Seharusnya dia bicara itu tidak demikian, bagaimana dia melihat masyarakat sosial ini sesuai dengan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat serta seharusnya bisa memberikan suatu saran bagi organisasi masyarakat," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Harnida mengatakan, jadi orang itu harus bijak. Dan pernyataan Junimart Girsang itu membuat kader-kader Pemuda Pancasila se-Indonesia dan khususnya se-kabupaten Kuningan tersinggung dan sakit hati. 

"Padahal, kita sudah banyak berbuat dan berkiprah di masyarakat. Baik itu masalah Covid-19, MPC PP Kuningan menyebarkan sembako itu sekitar 5.000 ribu dan kita ikut menjaga situasi PPKM, kita sudah memberikan kontribusi kepada bangsa negara ini sangat riil sekali," kata Harnida didampingi kader-kader PP Kuningan. 

Dengan tegas, Harnida menyampaikan, Junimart harus meminta maaf kepada kader PP seluruh Indonesia, dan untuk mencabut kembali pernyataannya. 

Saat ditanya PP Kuningan apakah mengutuk keras pernyataan Junimart, Harnida menegaskan, tentu sangat mengutuk keras. Dan jangan sampai masalah ini berkelanjutan. 

"Saya terus terang sangat tersinggung kita harus tahu, PP di atas siapa. Bahkan seorang Hasto Kristiyanto itu kader Pemuda Pancasila, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet), dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Nyalla Mahmud Mattalitti itu merupakan Anggota PP dan termasuk Presiden pun Anggota Kehormatan PP," tegasnya. 

Sekali lagi, MPC PP Kuningan mengutuk keras pernyataan Junimart Girsang dan berharap Junimart meminta maaf di berbagai media online serta cetak. 

"Yang jelas MPC PP Kuningan mengutuk keras dan dia harus meminta maaf. Kalau tidak tahu jangan asal bunyi (Asbun), jadi tanyakan dulu masalahnya dan jangan sok tahu," pungkasnya.