Keluarkan Fatwa Fungsi Masjid, MUI Tampik Usir Pengungsi RW 11 Tamansari

MUI Kota Bandung menampik dugaan pengusiran terhadap warga RW 11 Tamansari yang saat ini mengungsi di masjid Al Islam. Melalui fatwa yang beredar di media sosial, MUI berdalih hanya ingin mengembalikan fungsi masjid sebagaimana mestinya.


 

Diketahui, pada Minggu (19/01) beredar fatwa MUI Kota Bandung agar mensterilkan masjid Al Islam. Namun, surat kepada warga RW 11 Tamansari dinilai hanya untuk mensterilkan masjid yang dijadikan posko pengungsian, dan bukan ditujukan bagi warga yang mengungsi.

Sekretaris Umum MUI Kota Bandung, Irfan Safrudin mengatakan, fatwa atau surat tersebut lebih membahas mengenai fungsi masjid. Menurutnya, MUI ingin agar fungsi masjid dikembalikan sebagai tempat ibadah.

"Kita kan tidak berbicara tentang pengungsi tapi berbicara tentang penggunaan masjid. Jadi tidak ada masjid itu tidak boleh digunakan untuk itu (mengungsi)," jelas Irfan dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (20/01).

Dalam surat tersebut, terdapat penjelasan MUI Kota Bandung tentang penggunaan masjid. Sebagaimana fungsinya, masjid adalah tempat ibadah salat bagi setiap muslim yang dibangun dan dipelihara untuk mewujudkan ketakwaan terhadap Allah SWT.

Disamping itu, terdapat juga penjelasan mengenai perbuatan yang dilarang dilakukan dalam masjid, yakni perbuatan mudarat, bertengkar, kegiatan yang mengganggu kekhusuan, transaksi bisnis, mengeluarkan suara keras dan mengotori masjid.

"Itu sebetulnya yang dikeluarkan oleh penjelasan tentang penggunaan masjid, sebenarnya dari MUI Kecamatan di sebarkan ke masjid-masjid DKM di wilayahnya, jadi dikembalikan lagi fungsi masjid itu ke tempat semula," paparnya.

Sebagai contoh, jelas Irfan, siapapun diperbolehkan tidur di masjid, tetapi masjid bukan tempat tidur. Kemudian, lanjut Irfan, masjid boleh menampung orang, misalnya karena kebanjiran, tetapi masjid bukan tempat penampungan.

"Seperti begini, orang mengungsi ke masjid boleh gak? boleh, tapi sampai kapan? apakah selamanya? Ini kita mengeluarkan fatwa tentang, atau surat penjelasan penggunaan masjid, jadi kalau disalahgunakan harus dikembalikan lagi fungsi masjid itu," tegasnya.

Untuk itu, apabila terdapat penyalahgunaan masjid, maka harus dikembalikan lagi sesuai fungsinya. Namun, kata Irfan, persoalan tersebut sebaiknya segera diselesaikan pihak yang memiliki kewenangan, yakni Pemkot Bandung.

"Jadi sebenarnya, kita tidak ada kaitannya dengan mengusir begitu, tidak. Tapi itu harus diselesaikan secepatnya karena yang bisa menyelesaikan adalah yang mempunyai kewenangan," tandasnya.