Kembali Diterjang Pandemi, Industri AS Tersungkur Sepanjang September 2020

Pekerja Ford Motor di pabriknya di Rawsonville Michigan/Net
Pekerja Ford Motor di pabriknya di Rawsonville Michigan/Net

Virus corona kembali menerjang sejumlah wilayah di Amerika Serikat yang sebelumnya telah dinyatakan mereda. Akibatnya, dunia kerja semakin melemah dan industri pun terancam. Pada September, produksi industri Amerika Serikat turun 0,6 persen.


Berdasarkan laporan Federal Reserve pada Jumat (16/10), produksi industri mengalami kemerosotan pertama sejak penurunan 12,7 persen pada bulan April selama penguncian musim semi yang melumpuhkan ekonomi dan bisnis.

Output manufaktur turun 0,3 persen. Begitu juga output pertambangan, termasuk eksplorasi migas, turun 5,6 persen, sementara produksi di utilitas tumbuh 1,7 persen.

Laporan bulan lalu, produksi industri mengikuti empat kenaikan berturut-turut yang dimulai Mei setelah penurunan tajam pada Maret dan April. Produksi industri telah pulih lebih setengah dari penurunan musim semi tetapi tetap berada pada 7,1 persen di bawah level pra-pandemi pada Februari.

Oxford Economics mengungkapkan dalam catatan penelitiannya, output industri jauh berada di bawah ekspektasi.

"Ini menjadi salah satu tanda nyata bahwa pemulihan telah kehilangan momentumnya di bawah beban krisis kesehatan yang sedang berlangsung. Dukungan dari bantuan fiskal juga telah memudar," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari The Standard, Jumat (16/10).

Produksi kendaraan bermotor dan suku cadangnya turun selama dua bulan berturut-turut sebanyak 4 persen setelah penurunan 4,3 persen di bulan Agustus yang diikuti kenaikan besar setelah pabrik mobil dibuka kembali.