Kesadaran Prokes Masyarakat Belum Maksimal, Pemkab Garut Bentuk Satgas Covid-19 RW

Bupati Garut, Rudy Gunawan/RMOLJabar
Bupati Garut, Rudy Gunawan/RMOLJabar

Kasus konfirmasi positif di Kabupaten Garut dalam satu bulan terakhir mencapai angka 1.400 orang. Klaster keluarga dianggap menjadi salah satu penyumbang meningkatnya pandemi Covid-19 di wilayah setempat.


Bupati Garut, Rudy Gunawan menerangkan, pihaknya telah membentuk Satgas Covid-19 di tingkat RW untuk mencegah klaster keluarga. Pembentukan Satgas tersebut sudah pihaknya sampaikan kepada seluruh camat untuk ditindaklanjuti.

"Sudah saya sampaikan (pembentukan Satgas Covid-19 RW) kepada para camat," ujar Rudy Gunawan, Sabtu (21/11).

Selain itu, ia juga mengintruksikan para camat menindak tegas kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Khusus kegiatan di kecamatan juga sudah diberlakukan pelarangan kerumunan orang, yang menjadi pemicu penularan Covid-19 melalui keluarga.

"Klaster keluarga penyebaran Covid-19, saat ini cukup marak sehingga menjadi perhatian khusus," ungkapnya.

Dengan pembentukan Satgas Covid-19 RW, pihaknya berharap masyarakat lebih patuh terhadap intruksi dari pemerintah. Sebab Rudy menilai, tingkat kesadaran masyarakat dalam pencegahan Covid-19 masih belum maksimal. 

"Peran serta masyarakat cukup kuat guna mencegah penyebaran virus, sehingga kami berharap masyarakat sadar dan mengikuti anjuran (protokol kesehatan) pemerintah," pungkasnya.