Kesakralan Akad Nikah Penting Untuk Ketahanan Keluarga

Ilustrasi akad nikah/Net
Ilustrasi akad nikah/Net

Sakralitas dalam prosesi akad nikah hendaknya mampu dijaga masyarakat. Salah satu bentuk sakralitas adalah dengan memperhatikan etika atau tata krama saat melangsungkan janji suci perkawinan.


Demikian disampaikan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama RI, Muharam Marzuki, dalam acara 'Dialog Isu-isu Kebimasislaman Bersama Praktisi Media, di Sentul, Selasa (22/9).

"Pernikahan itu suatu hal yang sakral sehingga penyelenggaraannya harus khusu. Jangan kita lihat seperti yang pernah terjadi di media sosial, usai ijab kabul, ada pengantin yang langsung ketuk-ketuk meja sambil teriak, makna sakralnya menjadi berkurang," ujar Muharam, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Muharam menjelaskan, ketahanan keluarga dimulai ketika pasangan melakukan akad nikah. Hal tersebut adalah proses penting dalam kehidupan yang menjadi titik awal berumah tangga.

"Oleh karenanya penting bagi setiap pengantin untuk mengawalinya dengan penghayatan mendalam guna membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah," ujar Muharam.

Maka dari itu, Muharam meminta para penghulu untuk memastikan agar prosesi akad nikah dapat berlangsung dengan khidmat.

"Sebelum dilaksanakan pencatatan nikah, para penghulu agar memastikan situasi dan kondisi supaya prosesi akad nikah dapat berlangsung dengan penuh kekhusyukan," imbaunya.