Kiai Hasanudin Jazuli: Pondok Pesantren Melatih Anak Untuk Disiplin Dan Berakhlak Mulia

Kiai Hasanudin Jazuli/RMOLJabar
Kiai Hasanudin Jazuli/RMOLJabar

Pondok Pesantren memiliki peran penting tidak hanya dalam mendidik dan melatih anak untuk disiplin, tapi agar memiliki akhlak mulia.


Demikian dikatakan, Kiai Sepuh Hasanudin Jazuli pada Kantor Berita RMOLJabar saat ditemui di Pondok Pesantren Al Mu’aawanah Sedong Kidul Kabupaten Cirebon, Kamis (29/10)

Kiai sepuh ini mengatakan selama adanya wabah Corona (pandemi Covid 19), para santrinya ditekankan untuk lebih  disiplin dalam memakai masker, mencuci tangan dan banyak membaca Al Qur’an dengan tetap mengusahakan untuk menjaga jarak mengikuti anjuran Pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah sudah 90 persen para santri disini mengikuti protokol kesehatan, “ ujarnya

Kiai Hasanudin pun menyampaikan bila pesantrennya memperingati hari Maulid, Hari Santri dan Sumpah Pemuda. Ia menekankan agar para santri memetik hikmah dari peringatan hari-hari besar nasional itu dengan lebih banyak belajar sejarah.

“Para pendahulu sudah menancapkan pondasinya maka isinya harus lebih bagus lagi dengan ilmu pengetahuan dan menggali ilmu-ilmu dan ditekankan akhlak, sebab apalah artinya ilmu tinggi jika tidak berakhlak, “ tutupnya

Sementara itu, Wakil Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (PP LPBI NU), Didi Subandi mengatakan Pesantren Al Mu’aawanah merangkaikan peringatan tiga momen bersejarah itu pada bulan Oktober, mulai dari tanggal 22 yaitu Hari Santri Nasional, tanggal 28 Hari Sumpah Pemuda dan puncaknya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Hari ini merupakan puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengadakan lomba cerdas cermat antar santri, untuk menguji santri dalam pengetahuan tanpa membedakan gender dengan tema nahwu shorof dan sejarah Nabi, “ ujarnya

Didi mengaku semua kegiatan yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Al Mua’awanah tentunya mengikuti prosedur baik dalam hal administrasi perizinannya maupun menerapkan protokol kesehatannya.

“Di saat pandemi Covid 19, Kami sebagai santri tetap mengikuti spiritnya mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu hidup bersih, “ Demikian Didi Subandi.