Klaster Baru Objek Wisata, Tiga Hotel Di Garut Ditutup

Klaster baru penyebaran Covid-19 terjadi di kawasan objek wisata Cipanas, Kabupaten Garut. Tepatnya di tiga hotel yang ada di Kecamatan Tarogong Kaler.


Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr Leli Yuliani mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 terjadi pada Jumat (4/5). Dari tujuh orang yang dinyatakan positif, lima di antaranya diketahui merupakan karyawan hotel.

“Lima karyawan hotel ini berasal dari tiga hotel yang ada di kawasan objek wisata Cipanas. Jadinya kita merekomendasikan agar ketiga hotel tersebut ditutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan untuk proses selanjutnya,” kata Leli, Sabtu (5/9).

Leli menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan tracking dan tracing kepada seluruh pegawai hotel. Ia memastikan seluruh pegawai hotel yang bekerja di tiga hotel yang ditutup akan dites usap.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa menyimpulkan dari mana para karyawan hotel tersebut terpapar Covid-19. Namun bisa saja para karyawan tersebut melakukan kontak dengan tamu hotel atau di luar kawasan hotel.

“Kita masih melakukan penelusuran. Saya belum menerima laporan lagi dari tim yang melakukan tracking dan tracing,” ucapnya.

Sementara itu, dari foto yang diterima, penutupan hotel dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut dengan surat yang ditujukan kepada tiga hotel yang ada di Cipanas dengan nomor surat 556/1582/Disparbud/2020.

Dalam surat yang ditandatangani Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, disebutkan penutupan hotel dilakukan mulai tanggal 5 sampai dengan 7 September 2020.