Lestarikan Budaya Berkebaya, CBN Bakal Galakan Kembali Rebo Nyunda

Ketua CBN, Melok Besari/RMOLJabar
Ketua CBN, Melok Besari/RMOLJabar

Kegiatan Rebo Nyunda akan kembali digalakan komunitas Cinta Budaya Nusantara (CBN) di Jawa Barat sebagai upaya mempertahankan serta melestarikan budaya. Sehingga, generasi muda khususnya perempuan tak akan lupa dengan budaya berkebaya,


Ketua CBN, Melok Besari mengungkapkan, kondisi generasi muda saat ini belum mengetahui kebaya dikarenakan tidak ada yang memperkenalkan pakaian adat tersebut. Pihaknya optimis mampu membuat generasi muda sampai ke tahap rindu dalam mengenakan kebaya.

"Sasaran kami yang utama adalah generasi muda, dengan cara memperingatkan serta diajarkan untuk berkebaya," ungkap Melok, Rabu (14/10).

Ia mengakui, generasi saat ini terserang budaya-budaya luar negeri yang masuk, namun pada kenyataannya hal tersebut tidak bisa dihindarkan. Pihaknya berpesan, generasi muda jangan sampai melupakan budaya bangsa sendiri.

"Seperti pakaian adat pakaian nasional jangan sampai hilang," ujanya.

Menurut Melok, sebenarnya CBN akan mendatangi tiap sekolah untuk menyuarakan serta mengingatkan kembali Rebo Nyunda atau berkebaya. Namun kondisi pandemi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

"Karena kondisinya masih pandemi jadi saat yang kami lakukan melalui mulut ke mulut serta memaksimalkan media sosial," tandasnya.