LMP Kecewa Aspirasinya Tak Didengar Ketua DPRD Kabupaten Bekasi

Perwakilan massa LMP saat mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bekasi/RMOLJabar
Perwakilan massa LMP saat mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bekasi/RMOLJabar

Sejumlah massa yang tergabung dalam Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (16/11). Kedatangan demonstran menuntut pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bekasi.


Namun, massa terpaksa harus kecewa saat mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bekasi untuk menyampaikan aspirasinya. Sebab Ketua DPRD tak bersedia ditemui untuk beraudiensi.

"Ketua DPRD sedang tidak ada ditempat, suratnya pun belum kami terima,” ujar Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi saat menemui demonstran.

"Tapi kita sudah kirimkan suratnya jauh-jauh hari, kenapa ketua DPRD tidak mau menemui kita,” cetus salah seorang demonstran.

Sempat terjadi adu mulut antara Sekretaris DPRD dengan para demonstran di Lobi Kantor DPRD Kabupaten Bekasi. Namun hal tersebut dapat dilerai dan dibuat kesepakatan antar kedua belah pihak. Dalam kesepakatan tersebut, diputuskan untuk dilakukan penjadwalan ulang pada Kamis (19/11) mendatang.

Ketua Marcab LMP Kabupaten Bekasi, Eko Triyanto W mengaku kecewa dengan sikap yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi. Padahal, kata dia, surat audiensi telah dikirimkan jauh-jauh hari.

"Surat tembusan sudah kita kirim untuk acara aksi hari ini ke sekretariat dewan, hari Kamis lalu,” ungkapnya.

"Kita mau audiensi di ULP kosong, di sini (DPRD) juga kosong, saya sangat kecewa. Walaupun sudah ada janji dengan dewan, hari ini kita bawa 800 orang. Tapi kalau tak juga ada yang mau menemui, saya jamin dengan keprihatinan anak bangsa, LMP Kabupaten Bekasi akan hadirkan 4000 – 5000 orang, kita akan lorengkan Kabupaten Bekasi,” ungkapnya mengancam.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodaratullah hingga berita ini diturunkan belum dapat dimintai keterangan kaitan hal tersebut.