Lulusan Terbaik UTama Dipastikan Mudah Diserap Dunia Kerja

Rektor UTama, Prof. Obsatar Sinaga saat memberikan sambutan/Istimewa
Rektor UTama, Prof. Obsatar Sinaga saat memberikan sambutan/Istimewa

Sebanyak 1.723 mahasiswa Universitas Widyatama (UTama) jenjang Diploma, Sarjana dan Magister menjalani wisuda. Mereka terdiri dari Fakultas Bahasa, Teknik, DKV, Magister Manajemen, Magister Akuntan, dan Profesi Akuntan.


Wisuda yang berlangsung secara virtual tersebut diikuti mahasiswa UTama dari berbagai wilayah di Indonesia, dan dipusatkan di GSG, Kampus UTama, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Sabtu (10/4).

Rektor UTama Prof. Obsatar Sinaga mengatakan, gelar yang diraih merupakan hasil kerja keras, ketekunan dan keuletan mahasiswanya selama menempuh keseluruhan tahapan studi.

Namun yang tak kalah penting, terdapat dukungan moral dan doa dari keluarga serta kerabat dekat para mahasiswanya, sehingga mampu meraih pencapaian positif.

"Kami mengucapkan Selamat dan Sukses atas wisuda saudara/saudari sebagai Ahli Madya, Sarjana, Magister, dan Profesi," ujar Prof. Obi sapaan Obsatar Sinaga.

Prof. Obi menyatakan, dengan menyandang gelar tersebut, para mahasiswanya kini mengemban sebuah tanggung jawab yang baru, yaitu memberikan sumbangsih terbaik kepada masyarakat dan bangsa Indonesia.

"Wisuda bukanlah purna tugas. Ini akan dilanjutkan untuk digunakan dalam membantu dan menyelesaikan permasalahan di masyarakat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin komplek di masa-masa yang akan datang," tuturnya.

Disamping itu, Prof. Obi memastikan, mahasiswa lulusan UTama akan dengan mudah memasuki dunia kerja. Pasalnya, UTama telah bekerjasama dengan puluhan perusahaan besar di dalam dan luar negeri.

"Kita melakukan kolaborasi dengan industri sudah 40 perusahaan besar multinasional," ujar pria kelahiran Deli Serdang, Sumatra Utara tersebut.

"Malah sekarang setelah menjalankan Kampus Merdeka sudah 60 (perusahaan). Jadi bertambah 20 perusahaan multinasional yang sudah menandatangani MoA (Memorandum of Agreement) dengan Widyatama," imbuhnya.

Ia menerangkan, kerja sama yang dilakukan dengan berbagai perusahaan mampu menyerap 60 persen mahasiswa. Sebab, setiap satu perusahaan akan menyerap 1 hingga 8 mahasiswa lulusan UTama.

"Kalau satu perusahaan menyerap delapan (mahasiswa) dikalikan 60 (perusahaan), berapa ratus yang terserap. Dan mereka maunya mengambil yang terbaik, satu sampai delapan, satu jurusan," tandasnya.