Lurah Siap Fasilitasi Warga Terkait Protes Ke Pabrik Zhong Xin

RMOLJabar. Jajaran Pemerintah Kelurahan Pasawahan, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menyatakan siap jadi fasilitator antara warganya dengan pihak PT Zhong Xin Textile untuk menyelesaikan persoalan.


Lurah Pasawahan, Dayeuhkolot, Mamet Slamet pun mengaku selalu dan senantiasa memfasilitasi keinginan antara kedua belah pihak, termasuk adanya protes keras masyarakat dampak operasional pabrik.

"Kami (senantiasa memfasilitasi) sampai yang terakhir itu hari Jumat (12/7) lalu kami pertemukan dengan pemiliknya (pabrik) langsung, yang sebelumnya hanya dengan Bagian HRD pabriknya saja," kata Mamet.

Atas tuntutan warga mendesak agar pabrik tenun kain itu ditutup karena membuat dinding rumah warga di sekitar pabrik alami keretakan, Mamet pun kembali memastikan bakal hadir ditengah permasalahan tersebut.

"Soal getaran mesin itu Dinas Lingkungan Hidup sudah mengeceknya, tapi terkendala dengan alat ukur getaran. Jadi, harus ada pihak yang dapat mengukur getaran yang ditimbulkan ratusan mesin tenun," ucapnya.

Sejauh ini warga, lanjut dia, sudah menerima kompensasi dari pihak pabrik, selain ganti rugi kerusakan akibat operasional, juga kompensasi lain berupa air bersih, lalu pengelolaan limbah, dan tenaga kerja.

"Pemasukan terhadap daerah juga kan kita pertimbangkan agar para investor ini jangan sampai lari. Makanya kami akan terus fasilitasi apa saja tuntutan warga sampai bisa dipenuhi perusahaan," pungkas Mamet. [aga]