Marak Kasus Covid-19 Dari OTG, Warga Majalengka Diimbau Waspada

Marak Kasus Covid-19 Dari OTG, Warga Majalengka Diimbau Waspada
Ilustrasi Covid-19/Net

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka terus mengimbau kepada seluruh warganya untuk senantiasa waspada terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19, terlebih status orang tanpa gejala.


Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Majalengka, Alimudin mengungkapkan, kasus positif corona di Majalengka sebagian merupakan orang tanpa gejala.

"Hari ini ada penambahan 1 orang positif Covid-19 Majalengka hasil tracing, setelah sebelumnya ada warga yang terkonfirmasi positif," ujar Alimudin kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (16/9) malam.

Ali begitu sapaannya, mengingatkan, saat ini kasus yang terungkap banyak berasal dari OTG. Mereka pada umumnya tak sadar bahwa dirinya sudah terinfeksi virus corona. Oleh sebab itu semua pihak diminta berperan aktif dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Kami terus mengingatkan masyarakat Majalengka agar selalu waspada terhadap ancaman penularan virus corona. Sebab saat ini kasus positif Covid-19 tidak bergejala. Inilah sebabnya mengapa kita harus ekstra hati-hati," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka mencatat hari ini terdapat penambahan 1 kasus positif Covid-19.

Dengan adanya penambahan tersebut maka secara akumulatif total kasus positif virus corona di Majalengka telah mencapai 110 orang.

Dari jumlah itu, 39 di antaranya merupakan pasien aktif. Sedangkan pasien sembuh mencapai 67 orang, 4 orang di antaranya meninggal dunia.

Untuk suspek sendiri saat ini naik satu angka dengan totalnya sudah mencapai 708 kasus.

"21orang di antaranya isolasi, selesai isolasi 687 dan dua meninggal dunia karena suspek," jelasnya.

Sedangkan jumlah kontak erat hampir sama dengan jumlah terkonfirmasi positif karena sudah mencapai 951 orang, 321 karantina dan 630 Discarded. 

"Adapun kasus probable naik satu tingkat dari 9 menjadi 10 kasus," tandasnya.