Masuk Zona Merah, KBB Dan Kota Tasikmalaya Dilarang Buka Destinasi Wisata

Gubernur Jabar Ridwan Kamil/RMOLJabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil/RMOLJabar

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya telah ditetapkan masuk kategori zona risiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. 


"Makanya dengan berat hati saya sampaikan di hari ini minggu ini ada zona merah di Jawa Barat satu KBB dan Kota Tasikmalaya," kata Pria yang kerap disapa Emil tersebut, di Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (5/5).

Emil mengungkapkan, sesuai aturan yang berlaku, bagi wilayah yang masuk zona merah akan dilarang membuka objek-objek pariwisata. Terkait hal tersebut, Emil telah memberitahukan kepada kepala Daerah masing-masing daerah terkait penutupan tempat-tempat wisata di wilayah tersebut.

"Sesuai arahan Kapolri yang zona merah khususnya pariwisata akan ditutup. Jadi saya titip kepada Pak Kapolda yang masuk zona merah agar tidak ada lagi destinasi pariwisata dan disosialisasikan lagi kepada masyarakat. Saya juga sudah menyampaikan kepada bupati, kepala daerah terkait," tegasnya.

Emil berharap, personil yang menjaga pos penyekatan untuk dapat bekerja dengan maksimal. Menurutnya, pemeriksaan terhadap kendaraan-kendaran yang diduga melakukan perjalan mudik harus dilakukan secara detail untuk memastikan tidak adanya masyarakat yang melakukan kegiatan mudik

"Di tahun ini masih terkait dengan pencegahan Covid-19 sehingga arahan Pak Kapolri, Polda Jawa Barat, dan Polda Metro yang ada di wilayah kami harus melakukan pengecekan terhadap orang-orang asing yang keluar masuk karena punya potensi membawa mutasi virus," tuturnya.

"Sudah terbukti dalam laporan Pak Doni Monardo dalam hari-hari kemarin ada 2.000-an orang asing positif Covid-19 padahal membawa surat negatif Covid-19. Jadi artinya surat perjalanan yang membawa hasil negatif tidak selalu realitanya adalah negatif juga," tegasnya.