Melalui Dialog Politik, SOKSI Soroti Persepsi Warga Jabar Soal Capres 2024

Foto/Istimewa
Foto/Istimewa

Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Wilayah IX Jabar akan menyelenggarakan Diskusi Bincang Politik SOKSI, Rabu (5/5). Diskusi tersebut mengusung tema 'Persepsi Warga Jabar soal Capres 2024'.


Adapun pembicara yang akan hadir dalam dialog tersebut yakni, Direktur Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI), Kopi Kunto Arief; Antropolog, Budi Rajab; Rektor Universitas Widyatama Prof. Obsatar Sinaga; dan Ketua Depidar SOKSI Jabar, Yod Mintaraga.

Wakil Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Depidar SOKSI Jabar, Eko Arief Nugroho mengungkapkan, diskusi akan dilangsungkan di Gedung Golkar Jabar, Jalan Maskumambang Nomor 2, Kota Bandung dan diikuti ratusan peserta secara virtual. Dalam diskusi tersebut, SOKSI berusaha mengungkap sejauh mana persepsi masyarakat Jabar terhadap calon presiden 2024 dan harapan terkait perhelatan demokrasi tersebut.

"Jabar memiliki karakteristik pemilih yang unik dan menarik jika dilihat dari perilaku pemilihnya. Terlebih, Jabar mempunyai jumlah pemilih terbesar di antara provinsi yang ada di Indonesia," ungkapnya, Selasa (4/5).

Ia menyebut jumlah daftar pemilih di Jabar pada Pilpres tahun 2019 sebanyak 32.636.846 pemilih sedangkan di tahun sebanyak 33.045.082 pemilih. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan dengan provinsi besar lainnya.

Di samping itu, suara Partai Golkar sendiri pada Pemilu 2019 sebanyak 3.226.962 suara, dan pada Pemilu 2014 sebanyak 3.540.629 suara. Pada 2009 perolehan suara Partai Golkar di Jabar sebanyak 3,4 juta suara. 

"Sebagai ormas, SOKSI ingin membuka wacana atau ide gagasan di ruang publik terkait pemikiran-pemikiran terkait Pemilu di Indonesia," lanjutnya.

Pasalnya, selama ini ormas cenderung sebagai pihak yang memobilisasi massa dan legitimasi kader. Oleh karena itu, melalui diskusi yang diselesaikan itu, pihaknya ingin membuka ruang lain, membuka dan memunculkan ide dan gagasan.

Secara tema, imbuh Eko, terkait persepsi masyarakat Jabar terhadap Capres ini sangat menarik karena ada hasil survei Kedai KOPI yang menyebutkan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjadi tokoh partai yang berpotensi terpilih menjadi presiden 2024. Survei tersebut memang dilakukan secara nasional sehingga pada diskusi tersebut akan melihat dalam perspektif wilayah masyarakat Jabar.

"Jabar juga memiliki karakteristik dan perilaku pemilih yang menarik dan sudah dibuktikan dalam pilpres-pilpres sebelumnya," tutupnya.