Muhammad Najib: ICMI Kota Bandung Harus Akselerasi Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Covid-19

Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jabar, Muhammad Najib/RMOLJabar
Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jabar, Muhammad Najib/RMOLJabar

Kepengurusan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bandung yang telah vakum beberapa waktu lalu kembali aktif. Kali ini, ICMI periode 2021-2026 Kota Bandung dikomandoi oleh Ahmad Syamsiar.


"Ada aspirasi warga Kota Bandung ICMI ini terkesan vakum beberapa tahun, dulu pak wali juga meminta bagaimana ICMI secepatnya bisa aktif, ini (pelantikan) juga dalam rangka menjawab aspirasi dan permintaan Wali Kota," kata Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jabar, Muhammad Najib, di Kantor ICMI Jabar, Kota Bandung, Senin (5/4).

Najib mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang ditekankan kepada ICMI Kota Bandung. Hal itu, lanjut dia, secara umum berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.‎

"Pertama terkait pemberdayaan masyarakat, kedua ketahanan pangan, dan selanjutnya koordinasi dan kosolidasi dengan program pemerintah, itu program utamanya," ujarnya.‎

"Pendampingan, advokasi, dan pembinaan pemberdayaan masyarakat, bagaimana ada pendampingan pelaku usaha, agar bisa meningkat produktifitasnya kemudian masyarakat yang terkena dampak kita advokasi dan dampingi," imbuhnya.

Najib berharap, ICMI Orda Kota Bandung dapat segera mengakserasi program-program unggulan khususnya yang berkaitan dengan masyarakat. Menurutnya, program tersebut dapat dilakukan dengan maksimal dengan melakukan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah.‎

"Kita ini butuh percepatan implementasi program-program unggulan ICMI kota Bandung, terutama yang bisa bersinergi dengan pemerintah," harapnya.‎

"Sekarang ini kan pemerintah fokus untuk pemberdayaan masyarakat akibat dari pandemi, kesehatan, dan ketahan pangan itu sangat penting. ICMI mau tidak mau harus terlibat," tandasnya.