MUI Jabar: Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Masuk Dalam Kategori Melakukan Dosa

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar/RMOLJabar
Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar/RMOLJabar

Pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dinilai telah sengaja menjerumuskan diri ke dalam bahaya. Sehingga orang itu telah masuk kategori melakukan dosa.


Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Rafani Achyar mengatakan bahwa masyarakat tidak boleh lengah di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, masyarakat harus tetap disiplin dalam melakukan protokol kesehatan.

"Covid-19 ini masih ada, oleh karena itu kita harus tetap waspada, agar tehindar dari paparan Covid-19," kata Rafani di Bandung, Selasa (20/10).

Rafani menjelaskan, dalam pandangan Islam menghindari diri dari segala bentuk potensi bahaya hukumnya wajib. Sehingga, lanjutnya, bagi pelanggar protokol kesehatan dapat dikategorikan melanggar kewajiban.

"Kalau mengabaikan masker (melanggar prokes) di masa pandemi Covid-19, berarti menjerumuskan diri ke arah mafsadat, ya kalau gitu dosa," jelasnya.

Apalagi lanjutnya, pelanggar prokes tidak hanya membahayakan diri, tapi juga berpotensi membahayakan orang lain. 

"Apalagi sampai menularkan ke orang lain, jadi mafsadatnya lebih luas," pungkasnya.