Netralitas ASN Dan Hoaks Jadi Sorotan Dalam Pilkada 2020 Di Jawa Barat

Kepala Bakesbangpol Jabar, Iip Hidayat/RMOLJabar
Kepala Bakesbangpol Jabar, Iip Hidayat/RMOLJabar

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan hoaks atau berita bohong menjadi sorotan jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di Jawa Barat. Pasalnya, ada temuan ASN yang secara terang-terangan melakukan dukungan bagi salah satu Pasangan Calon (Paslon).


Kepala Bakesbangpol Jabar, Iip Hidayat mebenarkan pihaknya telah mendapatkan informasi adanya ASN yang tidak netral dalam Pilkada. Temuan tersebut didapatkan Bakesbangpol dari hasil pertemuan dengan berbagai tokoh di daerah-daerah yang akan melaksanakan Pilkada.

"Kami itu Rakor di delapan Kabupaten/Kota, kami menghadirkan tokoh masyarakat, agama, pemuda, forum-forum, TNI-Polri, KPU, dan Bawaslu. Memang ada informasi keterlibatan ASN, kami sudah dapat datanya juga," kata Iip di Kota Bandung, Jumat (20/11).

Iip mengungkapkan, temuan-temuan yang pihaknya dapatkan akan menjadi bahan evaluasi untuk dicarikan solusinya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar Pilkada dapat berjalan dengan baik.

"Itu bagus, kita dapat data, sehingga kejadian-kejadian yang semestinya bisa diselesaikan kita selesaikan saat itu juga. Yang paling penting, Tupoksi kami adalah menjaga kondusifitas dan sehat," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Strategi dari Indonesia Political Research Community (IPRC), Idil Akbar mengaku menemukan data terkait persoalan-persoalan yang terjadi jelang Pilkada 2020 di Jawa Barat. Selain netralitas ASN, terdapat hoaks juga yang menjadi sumber permasalahan.

"Ada sekitar 42 pelanggaran terkait netraalitas ASN, yang rata-rata terjadi di semua daerah. Selain itu penyebaran Hoaks itu misalnya terjadi di Karawang," ucapnya.

Idil mengatakan, terkait netralitas pihaknya menemukan data adanya ASN yang memberikan dukungan langsung. Dukungan dilakukan dengan menggunakan media sosial milik ASN tersebut.

"ASN itu ada yang mendukung salah saatu calon, secara dimedsos terutama, bahkan ada yang terlibat kampanye,"pungkasnya.

Perlu diketahui terdapat 8 daerah di Jawa Barat yang akan melangsungkan Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang. Ke delapan daerah tersebut adalah, Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Depok.‎