Niat Mencari HP Ayahnya Yang Hilang, Seorang Warga Garut Dibuat Menangis Melihat Kondisi Sang Pencuri

Beberapa hari yang lalu ayah dari Ahmad Teguh (34), warga Kecamatan Tarogong Kaler kehilangan smartphone (HP).


Namun ia tidak menyangka kalau pencarian HP milik ayahnya yang hilang justru bertemu dengan sesuatu hal yang tidak terduga, bahkan membuatnya meneteskan air mata.

Ia bercerita, bahwa beberapa hari lalu ayahnya kehilangan HP (handphone) di dalam rumah. Saat hilang, di dalam rumah ada dua HP dan satu laptop, namun hanya satu HP saja yang hilang dan itu adalah milik ayahnya.

"Ayah saya sempat melakukan laporan resmi kepada pihak kepolisian. Dan saya sendiri saat menerima kabar HP ayah saya hilang mencoba mencari keberadaan HP ayah saya menggunakan aplikasi karena kebetulan saya sedang di Bandung," ujarnya, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (4/8).

Saat melakukan pencarian dari Bandung, ungkap Ahmad, posisi HP milik ayahnya masih ada di Garut, bahkan lokasinya pun tidak begitu jauh dari rumah ayahnya.

Ahmad pun kemudian berinisiatif untuk pulang ke Garut dan mencari titik lokasi HP tersebut.

Sesampainya di Garut, Ahmad bersama temannya langsung melakukan pencarian di lokasi yang sudah diketahui titiknya melalui aplikasi.

Niat awalnya, ia hendak mengamankan pelaku pencurian tersebut dan langsung menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Namun begitu Ahmad bersama temannya sampai ke titik lokasi tersebut, yang ia dapatkan adalah rasa kaget. Bagaimana tidak, titik lokasi HP ada di dalam rumah yang layaknya disebut gubuk kecil.

"Aduh bener-bener hati nurani mah ga bisa bohong. Nangis sebenernya liat kondisi saudara kita seperti itu," ucapnya.

Walau begitu, Ahmad pun tetap mencoba masuk dengan baik-baik. Saat di dalam rumah, keluarga tersebut pun sempat makan satu piring mie instan yang dimakan oleh lima orang sekaligus.

"Kebetul kemarin itu malam hari kesananya. Pas saya izin masuk, di dalamnya ada suami, istri dan tiga anaknya. Disana ada satu anak yang sedang belajar. Yang buat saya kaget dan sedih, ternyata anak itu sedang menggunakan HP bapak saya yang hilang itu untuk belajar daring," ungkapnya.