Nikol Pashinyan: Armenia Bertindak Sebagai Penjamin Keamanan Nagorno Karabakh

Nikol Pashinyan/Net
Nikol Pashinyan/Net

Perang antara Azerbaijan dan Armenia terus berlanjut ditengah menguatnya dorongan dunia internasional agar kedua negara melakukan gencatan senjata. Baik Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, maupun Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, tak bergeming, keduanya masih ingin meneruskan perang.


Pashinyan membantah bila pihaknya memulai perang jilid baru dengan Azerbaijan di Nagorno Karabakh. Ia menegaskan bila saat ini negaranya bertindak sebagai penjamin kemanan Nagorno Karabakh seraya menuding Azerbaijan melakukan agresi ke wilayah negara lain.

“Azerbaijan telah melakukan serangan langsung ke wilayah Nagorno Karabakh, dan karena itu  Armenia (bertindak) untuk mengamankan Nagorno Karabakh,” katanya kepada Al Jazeera, Senin (3/10)

Menurutnya, serangan Azerbaijan pada Nagorno Karabakh sama dengan menyerang Armenia. Ia menegaskan akan melakukan segala upaya untuk melindungi Nagorno Karabakh yang dia anggap sebagai negara aliansi dan mematahkan setiap serangan Azerbaijan.

Pashinyan menegaskan, Armenia dan Nagorno Karabkh tak akan mundur walaupun sejengkal tanah dan akan berperang habis-habisan melawan Azerbaijan.

Bagi Pashinya, negosiasi damai baru memungkinkan jika Azerbaijan menghentikan serangannya ke wilayah Nagorno Karabakh.

Pashinyan juga mengutuk keterlibatan Turki dalam konflik tersebut. Hal itu terbukti dari pernyataan Presiden Turki Recep Tayep Erdogan di berbagai media internasional bahwa Turki akan mendukung Azerbaijan dengan segala cara.

Ia juga menuding Erdogn telah mengirim pasukan bayaran dari Suriah untuk membantu tentara Azerbaijan dalam perang yang berlangsung hampir seminggu belakangan.

Meski tak membeberkan buktinya, Pashinyan menyebut bila pengiriman pasukan bayaran itu telah di beritakan oleh beberapa media internasional.