Nilep ADD Dan DD, Dua Oknum Kades Di Kabupaten Sukabumi Ditahan

RMOLJabar. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi menahan dua oknum kepala desa yakni YL dan EN. Kedua oknum kades tersebut diduga menyelewengkan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).


YL menjabat kepala desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan dan EN kepala desa Pagelaran, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

YL diduga menilep DD dan ADD 2016 serta 2017 yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp551 juta. Kasus penyidikan YL ditangani Tipikor Polres Sukabumi. Sementara EN diduga menilep DD dan ADD dari 2006-2018 yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp636 juta lebih.

"Kasus yang ini disidik penyidik Kejari Kabupaten Sukabumi," ujar Tim penyidik kasus tersebut Rizal Jamaludin, Kamis (31/1)

Penahanan sendiri dilakukan setelah adanya kelengkapan alat bukti. Selain itu, dikhawatirkan melarikan diri serta menghilangkan barang bukti.

"Kita telah menetapkan penahanan tingkat tuntutan dua tersangka Kades dari mulai sekarang hingga 20 hari ke depan," ucapnya.

Ke dua oknum kades dijerat Pasal 2 dan 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Ancaman hukumannya minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun kurungan penjara.

"Ke dua tersangka kita titipkan di Lapas Klas II B Warungkiara," ungkapnya.

Sebelum digelandang ke Lapas, keduanya dicecar sedikitnya masing-masing 30 pertanyaan. Keduanya memilih bungkam saat dimintai keterangan sejumlah awak media. [yls]