Omzet UMKM Makmin di Bandung Meningkat 70 Persen Berkat Tokopedia Nyam

Tokopedia Nyam/Ist
Tokopedia Nyam/Ist

Inisiatif hyperlocal demi mempermudah masyarakat menemukan berbagai produk kebutuhan dari penjual terdekat hingga menciptakan peluang di berbagai daerah terus dilakukan Tokopedia. 


Salah satu wujud inisiatif tersebut adalah kolaborasi dengan pegiat UMKM kategori makanan dan minuman di Kota Bandung melalui kampanye Tokopedia Nyam Bandung.

Head of Category Development Tokopedia, Pranidhana Mahardhika, mengatakan kehadiran Tokopedia Nyam telah mendorong kenaikan drastis transaksi kategori makanan dan minuman terutama di tengah pandemi.

"Madu, batagor kuah, pisang bolen serta camilan khas Bandung seperti seblak menjadi beberapa produk di Tokopedia Nyam Bandung paling diburu masyarakat,” kata Mahardhika dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/9).

Ia mencontohkan, Kylafood dan Dendeng Kukuruyuk adalah UMKM Bandung di kategori makanan dan minuman, yang terus beradaptasi di masa pandemi lewat pemanfaatan teknologi, salah satunya dengan bergabung dalam kampanye Tokopedia Nyam Bandung. 

Dendeng Kukuruyuk, Bawa Cita Rasa Internasional ke Pasar Lokal 

Berawal dari keinginan untuk membuktikan kelezatan dendeng buatan sang ibunda yang berbeda dengan dendeng lain pada umumnya, Novi, Pemilik Usaha Dendeng Kukuruyuk menjadikan resep dendeng keluarga sebagai peluang usaha yang dapat dinikmati semua kalangan.  

“Produk kami terinspirasi dari dendeng Singapura yang kebanyakan non-halal, namun dendeng yang kami miliki ini dibuat khusus dengan bahan-bahan yang halal agar sesuai dengan tradisi, selera dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami menggunakan daging ayam asli sebagai bahan utama dan dapat dikonsumsi langsung tanpa dimasak terlebih dahulu,” jelas Novi.

Novi memulai usaha Dendeng Kukuruyuk dengan mengikuti bazar-bazar di sejumlah tempat dan bergabung dengan Tokopedia pada 2019. Namun sejak PPKM, omzet Dendeng Kukuruyuk menurun drastis sehingga Novi memutuskan untuk bergabung dengan kampanye Tokopedia Nyam.

“Selama pandemi, 60 persen penjualan kami berasal dari Tokopedia. Setelah dua bulan mengikuti kampanye Tokopedia Nyam, masyarakat dari Aceh hingga Papua dapat dengan mudah menemukan produk Dendeng Kukuruyuk. Kampanye ini membantu omzet kami meningkat,” ungkap Novi.

Pengusaha Camilan Tradisional Kylafood Tambah Karyawan di Tengah Pandemi

Dimulai hanya dari dua varian camilan khas Jawa Barat, kini Kylafood memiliki lebih dari 40 varian camilan tradisional khas berbagai daerah yang sering dicari masyarakat.

Galih Ruslan, Pemilik Usaha Kylafood, mengungkapkan dua produk favorit yang paling laris adalah seblak original dan batagor kuah.

“Saat awal pandemi, produk kami laku keras. Omzet melonjak sebesar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” terang Galih.

Lonjakan transaksi tersebut membuat Galih harus menambah karyawan. Ia bekerja sama dengan Ketua RW setempat untuk merekrut karyawan tetap maupun paruh waktu. Galih juga memantapkan diri untuk mengembangkan terus bisnisnya lewat kanal online.

“Agar tetap relevan dengan perkembangan zaman khususnya di tengah pandemi, pemanfaatan platform digital seperti Tokopedia kini sudah menjadi sebuah keniscayaan bagi pegiat UMKM yang ingin mempertahankan bisnis. Berkat kampanye Tokopedia Nyam omzet kami meningkat hingga 70 persen," tandasnya.