Pancasila Adalah Dasar Berbangsa Yang Rahmatan Lil Alamin

Sukaryadi bersama Pengurus IPSI Budi Asih Kabupaten Cirebon/RMOLJabar
Sukaryadi bersama Pengurus IPSI Budi Asih Kabupaten Cirebon/RMOLJabar

Pada momentum hari lahir Pancasila, Ketua Umum IPSI Budi Asih Perguruan Pencak Silat Budi Asih Kabupaten Cirebon, Sukaryadi menekankan segenap elemen bangsa harus memiliki tekad bahwa Pancasila harga mati tidak boleh ditawar-tawar lagi.


"Lahirnya Pancasila sebelum kemerdekaan ini menjadi dasar berbangsa yang rahmatan lilalamin," kata Sukaryadi usai didaulat menjadi nahkoda IPSI Budi Asih ditemui dibilangan Kejuden Cirebon, Selasa (1/6). 

Mantan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Cirebon ini mengatakan, di era digitalisasi diperlukan upaya yang ekstra agar generasi muda terus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadi generasi muda ini merupakan tunas-tunas bangsa yang harus memiliki kepedulian untuk membantu sesama yang membutuhkan," ujar Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Nasdem Kabupaten Cirebon tersebut.

Sukaryadi menilai untuk melahirkan generasi muda yang berkepribadian haruslah disiplin melalui ujian dan semangat pantang menyerah dan seni beladiri merupakan salah satu cabang olahraga yang melatih itu semua.

"Sikap disiplin harus tertanam dalam jiwa setia generasi muda Indonesia, karena untuk meraih prestasi pastinya harus melewati berbagai ujian seperti pada olahraga pencak silat," tutupnya

Istilah Pancasila mulai diperkenalkan di sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

Kemudian, Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara dan ditetapkan dalam Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan setiap tanggal 1 Juni kini diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.