Pantura Festival Jazz, Upaya Cirebon Kenalkan Musik Masyarakat Pesisir Ke Penjuru Nusantara

Musik Pantura atau Cirebonan merupakan aliran musik yang sudah sangat melekat di kehidupan masyarakat Cirebon atau masyarakat yang notabene tinggal di wilayah pesisir.


Tidak seperti biasanya, musik Pantura atau Cirebonan yang biasanya identik dengan suara gendang dan suling, kini dipadukan dengan alunan musik Jazz.

Bertempat di Taman Budaya Goa Sunyaragi, Kota Cirebon, pergelaran tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar. Hal itu dapat dilihat dengan banyaknya masyarakat yang memadati lokasi pertunjukan.

Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati mengatakan, dengan diselenggarakannya Pantura Jazz Festival, kolaborasi antara musik Pantura dengan alunan Jazz, diharapkan dapat semakin melambungkan musik khas masyarakat Pantura Cirebon ke kancah nasional.

"Festival Jazz Pantura yang ditata dengan sangat kreatif dan inovatif dapat memperkenalkan musik Cirebonan. Sehingga banyak diminati semua kalangan termasuk generasi muda," katanya, Minggu (22/12).

Eti optimis, dengan sajian yang apik, musik Pantura Cirebon tidak hanya dapat diminati masyarakat lokal, tapi juga masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Kepariwisataan (DKOKP), Agus Suherman mengatakan Festival Jazz Pantura merupakan salah satu agenda pariwisata untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke kota Cirebon.

"Kolaborasi ini menghasilkan musik yang harmonis dan atraktif. Diharapkan kehadiran kegiatan ini akan meningkatkan kunjungan wisatawan," tandasnya.