Pasca Diklat di Hambalang, Kader Gerindra Kuningan Disebut Kian Dekat dengan Rakyat

Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, Dede Ismail/RMOLJabar
Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, Dede Ismail/RMOLJabar

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kuningan telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kader jelang Pemilu 2024 selama kurang lebih 11 hari di Padepokan Garuda Yaksa Hambalang, Kabupaten Bogor. 


Diklat tersebut diselenggarakan oleh partai di mana kader-kader yang sekarang duduk sebagai anggota Fraksi Gerindra di berbagai Kabupaten/Kota, atau di Provinsi diwajibkan mengikuti pendidikan dan pelatihan oleh Partai Gerindra. 

"Pertama, salah satu dasar tersebut yaitu membekali kepada anggota Fraksi yang baru duduk di DPRD Kabupaten/Kota atau Provinsi sehingga disiapkan sebagai bekal untuk sosialisasi kembali dalam Pemilu 2024," ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kuningan, Dede Ismail di ruang kerja DPRD Kuningan, Senin (20/6). 

Kedua, Deis sapaan akrabnya menyampaikan, manfaat Diklat akan menjadikan Anggota fraksi mempunyai militansi yang tinggi di tahun politik. 

"Ketiga, Alhamdulillah hasil dari Diklat di Hambalang anggota fraksi ini sudah terlihat manfaatnya setelah pulang mempunyai cara dan sudut pandang berpikir, bahwa kita dipilih oleh masyarakat atau konstituen di dapil masing-masing, tidak lain adalah melayani masyarakat, khususnya di dapil masing-masing," katanya. 

Sehingga, lanjut Deis, tidak ada jarak antara Anggota DPRD sebagai perwakilan atau jongos rakyat dengan majikan yaitu rakyat.

Ia menjelaskan, kekuasaan seorang politisi ada masa batasnya atau masa berlakunya. 

"Kekuasaan rakyat itu adalah kekuasaan yang abadi, suara rakyat suara Tuhan, dan kekuasaan di atas segalanya itu adalah kekuasaan Allah SWT itu yang dicerminkan," jelasnya. 

Selanjutnya keempat, Deis mengatakan, pada saat Diklat diajari bagaimana cara berorganisasi di partai politik. Ada Janji Sumpah kader Partai Gerindra. 

Lebih lanjut kata Deis, yaitu menjaga martabat, kehormatan partai dan kekompakan. Ini salah satu modal dasar partai Gerindra hingga hari ini semuanya kompak dalam arahan baik di tingkat daerah yaitu DPC, DPD dengan mengikuti komandan dari DPP.

"Sehingga alur satu haluan garis benang merah satu komando, kita di bawah melaksanakan tugas partai," bebernya. 

Manfaat Diklat ke lima, Deis menerangkan, anggota Fraksi Gerindra juga menyaksikan film yang bersejarah. Kemudia mengetahui para pejuang bangsa dan pejuang kemerdekaan, salah satunya film sultan Syahrir dan serangan umum satu Maret. 

"Ada juga film bagaimana Orasi Politik proklamator Soekarno, sejarah yang dikupas tuntas baik melalui materi, kepimpinan militer, juga disipilin partai, kode etik partai juga bagaimana memelihara kehormatan partai," terangnya. 

Ia juga menyampaikan bahwa Anggota fraksi harus mampu mengimplementasikan UUD, Pancasila, dan sumpah partai Gerindra. 

"Memahami dan hafal mars Gerindra dan Pandu Bangsa, hymne Gerindra. Bekal latihan yang diberikan kepada semua seluruh anggota Fraksi Gerindra," pungkasnya.