PDIP: Figur Dengan Elektabilitas Tinggi Belum Tentu Punya Pergerakan Massa Di Lapangan

Bambang Pacul/Net
Bambang Pacul/Net

Elektabilitas yang diumumkan lembaga survei bukan aspek utama dan penting dalam merumuskan figur yang akan diusung pada Pilpres 2024. Elektabilitas hanya sebatas gambaran umum publik terhadap satu orang tertentu.


Demikian pendapat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Bambang Wuryanto, alias Bambang Pacul seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/9).

"Elektabilitas itu kan hanya portret yang bisa diberi aksi," ujarnya.

Dimata Bambang Pacul, tingginya elektabilitas beberapa figur baru yang disebut lembaga-lembaga  survei tidak memeiliki basis masa yang riil dan lebih banyak dipengaruhi oleh situasi pandemi Covid-19.

"Kenapa elektabilitas pada tinggi hari ini? Itu kan karena Covid dua tahun," terangnya.

Ketua Komisi III DPR RI ini memandang, situasi pandemi memudahkan orang yang punya jabatan tertentu untuk memassifkan perkenalan diri di media sosial.

"Mereka hadir melalui sosmednya. Gimana pergerakan (massa) lapangannya? Pasti belum ada," pungkasnya.