Pelaku Usaha Masih Bandel, Aturan Jam Operasional Di Masa AKB Ditabrak

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah/RMOLJabar
Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah/RMOLJabar

Sejumlah mini market di Kota Bandung didapati masih tidak taat terhadap aturan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Ketidaktaatan itu berupa jam operasional dari mini market melebihi dari aturan yang telah ditetapkan.


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, pihaknya telah melakukan peningkatan pengawasan terhadap para pelaku usaha yang mendapat relaksasi. Meski begitu, masih ada sejumlah pelaku usaha yang melanggar aturan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota.

"Di toko modern, ada mini market yang melanggar, khususnya terkait jam operasional. Kita kan batasnya sampe pukul 21.00 WIB," kata Elly di Kota Bandung, Minggu (22/11).

Elly mengungkapkan, pihaknya tidak bisa serta merta melakukan penutupan terhadap pelanggar. Ada tahapan-tahapan sanksi yang harus diterapkan hingga penutupan.

"Dalam Perwal 37, 46, ada tahapan untuk sanksi, mulai dari peringatan, penyegelan (tutup sementara), hingga pencabutan izin," ungkapnya.

Elly menegaskan, pihaknya terus melakukan pendisiplinan terhadap pelaku usaha. Sejauh ini, Disdagin Kota Bandung telah menurunkan 12 Tim untuk melakukan pengawasan terhadap 24 pusat perbelanjaanyang terdiri dari ritel dan modern.

"Alhamdulilah, hasil sementara untuk Proles di pusat perbelanjaan relatif mentaati," tegasnya.