Pemkab Garut Tak Akan Berikan Izin Untuk Kegiatan Keramaian

Pemkab Garut tak akan mengeluarkan izin untuk melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang terhitung Senin (16/3) lusa. Pembatasan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona.


Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menerangkan, pihaknya akan menghentikan sementara segala bentuk pengumpulan, termasuk terus melakukan sosialisasi mencegah penyebaran virus korona.

"Pembatasan ini bagian dari upaya mengantisipasi penyebaran virus korona. Mulai Senin, akan kami batasi perizinannya," ujar Helmi usai melepas peserta fun bike Garut Culture Festival di SOR Ciateul, Sabtu (14/3).

Pembatasan tersebut, tambahnya, untuk menghindari kontak fisik. Meski Garut dinyatakan bebas korona, namun harus ada upaya agar tak menyebar.

"Acara yang melibatkan orang banyak berpotensi masuknya korona. Makanya lebih baik dibatasi saja," ucapnya.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merilis informasi dan anjuran untuk publik terkait epidemi virus korona baru. Pihaknya mengikuti arahan dari WHO sebagai upaya pencegahan.

"Silakan beraktivitas seperti biasa. Tapi tetap jaga pola hidup bersihnya. Jangan lupa mencuci tangan dan periksakan diri jika merasa sakit," kata dia.

Sementara untuk pembatasan daerah wisata, Helmi belum bisa memastikan untuk dilakukan penutupan atau tidak.

"Kalau itu (penutupan tempat wisata) kita masih dilakukan pengkajian bersama pengusaha Hotel, Restoran, maupun lembaga lain," tuturnya.