Permainan Dua Kaki Prabowo: AS Didekati, China Dirangkul

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto/Net
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto/Net

Kemesraan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dengan Menteri Pertahanan, Mark Esper saat kunjungan ke Amerika Serikat tidak akan serta merta membuat Indonesia meninggalkan China. Menhan Prabowo diyakini akan bermain dua kaki di kancah global.


Demikian disampaikan analis politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (18/10).

"Prabowo akan main dua kaki. AS iya, China juga oke. AS harus didekati. China juga akan dirangkul," ungkapnya, Minggu (18/10).

Menurut Ujang, tidak mungkin jika Prabowo hanya akan bersandar pada AS semata. Dia menilai, Prabowo juga akan tetap menjaga kolaborasi dengan China.

"Jadi dua poros akan didekati. Poros Washington dan Beijing," sambungnya.

Ujang Juga menambahkan, dua negara tersebut saat ini sama-sama menguntungkan karena keduanya menjadi dua kekuatan dunia.

"Kalau kita ini berdemokrasi, ikutnya AS. Tapi soal investasi, China sekarang mulai merajai," jelasnya.

Perlu diketahui, kunjungan ke AS menjadi kali pertama Prabowo setelah puluhan tahun dicekal. Namun demikian, perlakuan Menteri Pertahanan AS Mark Esper sangat hangat terhadap Prabowo.

Masalah kawasan hingga isu keamanan menjadi pokok bahasan dalam pertemuan keduanya di Pentagon.

Bahkan Prabowo tak jarang mengeluarkan pujian terhadap AS. Termasuk mengapresiasi dukungan negeri Paman Sam dalam modernisasi pertahanan Indonesia. Beragam kerja sama juga akan ditingkatkan, tak terkecuali di bidang keamanan maritim.