PKS Siap Dukung Sepenuh Hati Pembangunan Ridwan Kamil Di Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, berharap mendapat dukungan penuh dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mewujudkan visi-misi Jawa Barat Juara Lahir Batin.


 

Hal itu dikatakan Emil sapaannya, usai menghadiri Pembukaan Training Orientasi PKS Jawa Barat, di Bandung, Minggu (9/2). PKS sendiri menjadi partai pemenang kedua dalam Pileg 2019 kemarin, dengan total 21 kursi di DPRD Jawa Barat.

"Saya sangat berharap mendapat dukungan dari PKS di Jabar dengan 21 kursi ini dengan kesamaan tujuan," kata Emil.

Mantan Wali Kota Bandung itu menyebut, visi yang digagas olehnya dalam membangun Jabar Juara Lahir Batin sangat diapresiasi dengan baik oleh PKS. Karena lanjut dia, pembangunan bangsa tidak hanya bisa dilihat dalam konteks duniawi saja, tetapi harus adaya kesinambungan antara duniawi dan ukhrawi.

"Kita sama se pemikiran bahwa membangun bangsa ini gak bisa hanya urusan kasat mata duniawi saja, tapi betul-betul SDM nya, mentalnya, spiritualitasnya. Mudah-mudahan kesamaan platform ini menguatkan kesuksesan Jabar sampai akhir masa jabatan," tegasnya.

Sementara itu, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan, PKS dengan sepenuh hati mendukung seluruh kinerja Ridwan Kamil sebagai Gubernur yang membawa visi misi membangun Jawa Barat ke depan.

Dirinya menekankan, meskipun pada saat Pilgub Jabar kemarin PKS dan Ridwan Kamil berhadapan, bukan berarti dukungan PKS untuk pembangunan di Jabar tidak dilakukan pasca pergantian kekuasaan.

"Kita memandang itu sebagai proses normal dari pergantian kekuasaan, dan di situ pasti ada kompetisi, begitu kompetisi selesai buat PKS itu selesai, karena itu kemudian yang perlu dilakukan adalah kerjasama," jelasnya.

Selanjutnya, mantan Rektor Universitas Paramadina itu menjelaskan, partainya mempunyai prinsip bahwa siapapun yang menang dalam kontestasi pilkada, maka menjadi suatu kewajiban untuk PKS mendukung pemimpin tersebut sukses membangun daerahnya.

"Karena harus sukses maka kami mendukung ketika kebijakannya baik untuk masyarakat. Tapi ketika tidak baik tentu kami akan memberikan koreksi," pungkasnya.