PKS Tolak Pengadaan Pakaian Olahraga Anggota Dewan

Kantor DPRD Purwakarta/Ist
Kantor DPRD Purwakarta/Ist

Saat ini, kondisi rakyat tengah kesusahan untuk memenuhi kebutuhan seragam sekolah untuk anak-anaknya. Namun, para wakil rakyat di DPRD Purwakarta malah akan menggunakan duit rakyat untuk membeli baju olahraga. Nilainya, mencapai Rp100 juta lebih.


Terkait hal tersebut, Anggota DPRD Purwakarta dari Fraksi PKS, M Arief Kurniawan mengungkapkan, perencanaan anggaran untuk kebutuhan Anggota Dewan ada di Sekretariat Dewan. Terkadang ada hal-hal yang terkomunikasikan dengan intensif dan ada juga yang tidak terkomunikasi dengan intensif.

"Jika memang pengadaan tersebut belum direalisasikan, secara anggaran bisa dialihkan. Saya lebih senang dialihkan kepada kepentingan masyarakat. Tapi mekanismenya harus clear, tidak boleh menyalahi aturan," kata Kang Akur, Rabu (15/9).

Menurut wakil rakyat yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Purwakarta itu, dalam setiap penganggaran PKS selalu mengungatkan jangan ada pemborosan anggaran untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

"Saat evaluasi pertanggungjawaban anggaran 2020 telah saya sampaikan hal yang berkaitan dengan cost reduction. Cari dan pangkas yang kira-kira tidak bermanfaat. Itu sikap PKS, dan ini tidak sporadis, mesti didukung semua pihak," kata Kang Akur, begitu ia biasa disapa.

Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kabar akan mendapatka pakaian olahraga.

"Saya anggota biasa, bukan unsur banggar apalagi pimpinan. sebagai anggota DPRD saya malah kaget ada berita itu," kata Kang Akur.