Potensi DBD Meningkat Di Musim Penghujan, Masyarakat Diimbau Waspada

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiana/RMOLJabar
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiana/RMOLJabar

Perkembangan nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) diperkirakan meningkat di musim hujan. Untuk itu, warga Kota Bandung diminta lebih rajin membersihkan tempat-tempat penampung air yang ada di sekitar rumah.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiana mengatakan, kebersihan rumah dari sarang-sarang nyamuk seharusnya lebih meningkat di masa pandemi. Pasalnya, masyarakat di masa pandemi lebih banyak tinggal di rumah.

"Justru dengan adanya Covid-19, orang lebih banyak diam di rumah, ibu-ibu dapat seminggu sekali melihat tempat-tempat yang dimungkinkan adanya perindukan nyamuk, membersihkan sampah dan lain sebagainya," kata Rosye di Balai Kota Bandung, Kamis (19/11).

Rosye mengungkapkan, di musim hujan perkembangan nyamuk penyebab DBD akan semakin meningkat. Oleh karena itu, dia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perkembangan nyamuk.

"Penghujan adalah salah satu potensi, kalau kitanya tidak membersihkan. Biasanya perkembangan nyamuk meningkat karena kondisi seperti sekarang, hujan lalu panas karena ada genangan air," terangnya.

Selain itu, masyarakat diminta tidak abai terhadap segala bentuk pencegahan DBD. Apalagi, lanjut Rosye, jika ada anggota keluarga yang memiliki gejala DBD, diharapkan untuk segera diperiksa ke Puskesmas. Pasalnya, mayoritas penyebab kematian dari DBD adalah faktor keterlambatan dalam memberikan penanganan.

"Sampai saat ini ada 12 orang yang meninggal, itu rata-rata akibat dari keterlambatan, jadi datang ke fasilitas itu sudah dalam fase drop, jadi infus juga sudah masuk. Padahal kalau ada gejala, masyarakat bisa ke Puskesmas ada pengecekan cepatnya, istilahnya adalah rapid test nya DBD, jadi lebih cepat terdeteksi," pungkasnya.