Prioritaskan Sembilan Program, Ade Ojoy Siap Bangun Bunder Maju

Ade Ojoy, mengenakan batik/RMOLJabar
Ade Ojoy, mengenakan batik/RMOLJabar

Agenda Pilkades serentak di Kabupaten Purwakarta telah memasuki tahapan penetapan dari bakal calon menjadi calon kepala desa yang berhak dipilih, berikut pengundian nomor urut para calon kepala desa.


Rapat pleno penetapan bakal calon menjadi calon dan nomor urut kepala desa juga dilakukan oleh jajaran Panitia Pilkades Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta pada Senin malam (14/6).

Dari lima calon kepala desa yang telah ditetapkan oleh panitia pilkades di desa tersebut bernama Tedi Mochammad Taufik. Tokoh masyarakat yang kerap disapa Kang Ade Ojoy itu ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa Bunder dengan nomor urut satu.

"Dengan mengusung sembilan program prioritas jago, saya optimis akan terpilih menjadi kepala desa, untuk Menuju Bunder Maju," kata Kang Ade Ojoy disela-sela penertapan calon dan nomor urut, yang digelar di Aula Desa Bunder, di Jalan Pramuka.

Melanjutkan pernyataannya, Ada Ojoy juga merinci kesembilan program prioritasnya tersebut jika terpilih menjadi Kepala Desa Bunder untuk periode 2021-2027. Diantaranya; layanan cepat dengan standar pelayanan prima untuk warga desa.

"Layanan publik di desa akan ada standar pelayanan prima untuk semua layanan masyarakat dengan membuat sistem pelayanan sehinga kepala desa dapat mengawasi semua layanan masyarakat," ujarnya.

Kemudian, lanjut Ade Ojoy, ia akan memprioritaskan transparansi keuangan desa dan pemerintahan. Segala bentuk informasi keuangan desa dan pemerintahan akan diinformasikan dengan memaksimalkan media informasi sampai pada tingkat RT sehingga masyarakat dapat terlibat dalam mengawasi program kerja desa.

"Ketiga, peningkatan peran lembaga desa dan kemasyarakatan, yaitu eksitensi dan keterlibatan berbagai lembaga desa dan kemasyarakatan seperti BAMUSDES, Dusun, RW, RT, pengerak PKK, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama agat dapat bersinergi untuk meningkatkan peran aktif dalam mendorong program kerja desa untuk Bunder Maju," tuturnya.

Selanjutnya, peningkatan kualitas SDM cerdas, berbudaya dan berahlak mulia dengan meminimalisir warga putus sekolah dan mendorong peran mesjid, musola dan madrasah untuk pendidikan karakter dengan tema budak ngaraji.

"Program prioritas kelima adalag pembangunan sarana dan prasarana dasar. Yaitu, .embangun infrastruktur dan peningkatan jalan desa, penyediaan air bersih dan pengelolaan sampah mandiri untuk lingkungan yang sehat," tuturnya.

Sementara, berkaitan dengan BUMDes untuk pendapatan asli desa. Ade Ojoy akan memaksimalkan peran BUMDes untuk peningkatan pendapatan asli desa dengan pengelolaan secara profesional dan akuntabel.

"Program selanjutnya atau ketujuh, yaitu rutilahu swadaya. Skema program rutilahu swadaya dengan memaksimalkan peran masyarakat dengan gotong-royong bersama berbagi untuk membantu keterbatasan anggaran pemerintah dalam program rutilahu.

Program selanjutnya, kata Ade Ojoy, yaitu berkaitan dengan beasiswa desa bagi siswa berprestasi. Dia akan mendorong anak desa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk melangsungkan pendidikan sampai tingkat sarjana dengan beasiswa desa.

"Yang terkhir, atau program priorotas yang kesembilan adalah rumah siap kerja dan bisnis desa. Kami akan membuat program pelatihan peningkatan keahlian warga sesuai kebutuhan lapangan kerja dan membuat program produk unggulan desa dengan mendorong warga untuk menjadi entrepreneur dengan menghasilkan produk unggulan yang memiliki nilai jual," demikian Ade Ojoy.