Proses Perizinan Belum Selesai, Pemkab Garut Diminta Tunda Pembangunan RS Limbangan

Bupati Garut, Rudy Gunawan/RMOLJabar
Bupati Garut, Rudy Gunawan/RMOLJabar

Pemkab Garut diminta menghentikan sementara proses pembangunan Rumah Sakit (RS) Limbangan. Pembangunan RS yang berlokasi di Desa Limbangan Timur baru bisa dilanjutkan setelah proses perizinan ditempuh Pemda setempat.


Hal tersebut mengacu surat nota pimpinan yang ditandatangani Ketua DPRD Garut Euis Ida Wartiah, bernomor 171/1050/Pim/DPRD-2020, sebagai tindak lanjut surat Komisi I Nomor : 01/Kom.1/2020 tanggal 06 November 2020, perihal pembangunan RS Limbangan.

Dalam surat tersebut, Komisi I DPRD Garut menemukan pelanggaran berupa izin pembangunan yang tidak ditempuh Pemkab sesuai perundang-undangan.

"Kami sepakat untuk merekomendasikan agar pembangunan rumah sakit Limbangan, dihentikan sementara waktu, sampai dengan proses perizinan selesai," ujar Wakil Ketua DPRD Garut, Agus Hamdani, Jumat (20/11).

Ia mengatakan, DPRD Garut menginstruksikan Bupati menugaskan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan koordinasi untuk menyelesaikan perizinan dan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat.

Walaupun sejauh ini masyarakat Limbangan menyambut baik pembangunan RS tersebut, namun proses pembangunan harus dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.

"Limbangan jangan dijadikan kecamatan yang bermasalah dalam setiap pembangunan, karena sebelumnya sempat ramai persoalan pembangunan yang bermasalah," ungkap Agus.

Agus berharap, Bupati Garut Rudy Gunawan melaksanakan nota pimpinan DPRD, agar seluruh proses pembangunan bisa berjalan lancar.

"Ini demi kemajuan Limbangan, yang akan segera memiliki rumah sakit," pungkasnya.