PSK Daring Sukar Ditertibkan, Satpol Pilih Gerebek Kos-kosan

Penertiban Pekerja Seks Komersial (PSK) yang beroperasi secara Daring di media sosial sukar dilakukan. Untuk itu, Satuan Polisi Paming Praja (Satpol PP) akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Purwakarta.


"Susah kita masuk untuk mengamankannya (PSK), pernah kita masuk ke situs jejaring sosial tapi ada semacam kode tertentu," ujar Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum pada Satpol PP Kabupaten Purwakarta, Dedeh Sofia Hasanah, Kamis (7/2).

Meskipun masih kesulitan untuk menertibkan PSK di situs Daring, Satpol PP tetap melakukan penertiban kos-kosan yang diduga menjadi tempat transaksi birahi tersebut. "Polanya sama, menertibkan tempat yang tampak. Kita lakukan penertiban karena di tempat kos juga masih banyak," imbuhnya.

Dedeh menyebut, pihaknya masih melakukan patroli untuk merazia PSK di sekitaran Cilodong yang masih menjadi tempat PSK di Kabupaten Purwakarta. "Tiap malem kita juga razia. Untuk sekarang di Cilodong masih ada PSK-nya, tempatnya jadi lebih ke pelosok lagi," paparnya.

Dirinya berharap, masyarakat bisa terlibat langsung dengan ikut melaporkan bila ada dugaan praktik transaksi birahi di sekitarnya. "Harus ada keterlibatan bersama agar penanganannya efektif jika masyarakat terlibat," pungkasnya.