Rajut Solusi Kisruh SBM ITB, Rektor Temui Orang Tua Mahasiswa 

Rektor ITB Reini Wirahadikusumah/Net
Rektor ITB Reini Wirahadikusumah/Net

Konflik yang terjadi di tubuh Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai mereda setelah Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah bertemu dengan Perwakilan orangtua mahasiswa SBM ITB Ali Nurdin, di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari.


Pertemuan tersebut menyikapi konflik di SBM ITB yang berujung pada somasi kepada Rektor ITB yang dilakukan oleh forum orangtua mahasiswa SBM ITB. Audiensi antara Rektor ITB Reini Wirahadikusumah dan Ali berlangsung baik dengan saling mendengarkan argumen.

"Kami dapatkan surat undangan audiensi dengan rektor ITB dari Plh Sekretaris ITB, Naomi Haswanto pada 4 Agustus 2022. Pertemuan kemarin itu dari ITB hanya dihadiri rektor sedangkan perwakilan orangtua mahasiswa SBM oleh saya," kata Ali, Kamis (11/8).

Ali mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, Reini sempat menanyakan kronologis dari somasi yang dilayangkan oleh forum orang tua mahasiswa SBM ITB.

"Rektor kemarin itu sempat keluhkan mengapa orangtua mahasiswa SBM ITB sampai ajukan somasi ke rektor, motifnya apa hingga seakan tak percaya ke ITB. Saya jawab somasi yang diajukan karena permohonan audiensi bertemu rektor ITB tak kunjung dapat balasan," jelasnya.

Ali meenambahkan para orangtua mahasiswa SBM ITB sangat menghargai dan menyambut gembira sikap rektor ITB yang mau membuka pintu dialog dengan mengundang dirinya sebagai perwakilan orangtua mahasiswa SBM ITB. 

Selain itu, dalam pertemuan yang terjalin, kata Ali, rektor ITB menjelaskan terkait transformasi ITB bahwa kebijakannya sebagai rektor tak bisa memuaskan semua pihak, tetapi dia meyakini keputusannya ditujukan untuk kebaikan ITB yang sudah berdiri puluhan tahun. ITB akan tetap menjaga dan mempertahankan mutu pendidikan menjadi yang terbaik.

"Rektor sampaikan komitmennya untuk menjamin mutu pendidikan di SBM tak akan berkurang dengan tetap menjaga standarisasi AACSB yang diperoleh SBM ITB. Rektor juga bilang tuntutan orangtua mahasiswa soal beberapa hal yang kaitannya dengan kegiatan pendidikan di SBM sudah dipenuhi. Jadi, tak usah khawatir orangtua mahasiswa soal itu," ujar Ali.

Dia pun meminta agar penjelasan rektor ITB ini bisa langsung disampaikan ke forum orangtua mahasiswa SBM, karena kapasitasnya dalam pertemuan itu diundang secara pribadi.

"Kami minta penjelasan bisa disampaikan rektor bersama jajaran dekanat SBM dan semua kepala prodi di SBM ke forum orangtua mahasiswa agar terjadi dialog terbuka dengan ada pertanyaan langsung dari orangtua mahasiswa," katanya 

Ali meyakini pertemuan dengan para orangtua mahasiswa bisa menjadi upaya penyelesaian masalah yang sempat berlarut dan para orangtua mahasiswa menjadi yakin serta tak ada lagi keraguan dan kekhawatiran atas mutu pendidikan di SBM ITB.

"Rektor mendelegasikan pertemuan dengan orangtua mahasiswa kepada dekanat SBM ITB dan kepala prodi lantaran agendanya sangat banyak. Kami berharap permasalahan ini bisa segera berakhir dan semua mahasiswa SBM bisa dapat pendidikan terbaik di ITB," tandasnya.