Reini Wirahadikusumah Janji Selesaikan Konflik SBM ITB dengan Rektorat

Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah/Net
Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah/Net

Konflik yang terjadi antara rektor dengan Forum Dosen Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dipastikan akan segera diselesaikan.


Pasalnya, beberapa waktu lalu terdapat baliho SBM ITB tidak menerima pendaftaran mahasiswa baru. Hal tersebut dinilai menjadi keputusan yang tidak tepat karena proses akademik merupakan kewenangan rektorat.

Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan Forum Dosen SBM ITB untuk mencari jalan keluar atas kisruh yang terjadi.

"ITB ini keluarga dan tidak anti perbedaan pendapat. Ini keragaman sudut pandang, suatu keputusan dari berbagai sudut pandang itu baik. Dan ini tentunya kita harus selesaikan bersama," kata Reini, Selasa (15/3).

Reini menyampaikan, pihak ITB memohon maaf kepada orang tua mahasiswa yang telah menitipkan buah hatinya ke SBM ITB dengan harapan menjadi alumni yang membanggakan. Ia memastikan semua persoalan akan diselesaikan dengan baik. 

"Amanat para orang tua mahasiswa akan kami pegang. Kami juga merasakan kegalauan. Turuntuan ITB meneruskan pendidikan putra-putri, kami InsyaAllah dapat meneruskan dan mohon maaf sudah sedikit banyak buat keresahan," lanjutnya.

Dirinya mengaku pihak ITB akan terus bersikap kooperatif dengan semua kritikan dan isu yang berkembang dalam civitas akademik. Kemudian, semua hal tersebut dikoordinasikan dan diselesaikan dengan baik hingga ditemukan solusinya.

"Kami sampaikan mohon maaf dan menegaskan kami jamin pendidikan ITB tidak hanya SBM Tridarma ITB kita selalu menyelesaikan dan menuntaskan janji kami. Dan ini sudah dilakukan sejak lama oleh ITB," ucapnya.

"InsyaAllah apapun masalahnya semoga tidak eskalasi dan kita jamin, pasti ada solusi dan kita mohon waktu menyelesaikan," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB, Naomi Haswanto mengungkapkan, informasi atau berita mengenai SBM ITB tidak menerima mahasiswa baru lagi, tidak tepat. Sebab, keputusan penerimaan mahasiswa baru merupakan kewenangan Rektorat ITB.

"Kepada para peserta didik yang sudah memilih ITB, termasuk yang memilih SBM ITB pada SNMPTN 2022, tetap diproses sebagaimana mestinya, sesuai dengan jadwal LTMPT," ungkap Naomi, Kamis (10/3).

Menurutnya, ITB tetap melakukan seluruh upaya terbaik untuk menjalankan seluruh program akademik. Sehingga, para mahasiswa tidak dirugikan lalu proses pendidikan dan operasional SBM tetap berjalan seperti biasa.

"ITB senantiasa menjamin dan selalu bertanggung jawab untuk menjaga kualitas pelayanan Tridarma kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya pendidikan kepada seluruh mahasiswa ITB termasuk mahasiswa SBM," pungkasnya.