Renovasi Taman Kota Kuningan Telan Biaya Lebih Dari Rp 20 Miliar

Alun Alun Kuningan/RMOLJabar
Alun Alun Kuningan/RMOLJabar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Ridwan Setiawan, mengungkapkan bila renovasi alun-alun Taman Kota Kabupaten Kuningan ternyata menelan biaya lebih dari Rp 20 Miliar.


“Ini Bantuan Pemprov Jawa Barat Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp14 miliar dan TA 2021 Rp9,5 miliar serta dari APBD Kuningan 2020 untuk renovasi fasilitas Masjid Syiarul Islam Rp500 juta,” ujar Ridwan diruang kerjanya, Selasa (17/11).

Mantan Sekretaris DPRD Kuningan itu berpandangan, pembangunan infrastruktur tetap harus dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap prima.

“Seperti jalan, pelayanan air bersih, perumahan, pengadaan Ruang Terbuka Publik (RTP), seperti saat sekarang ini,” terangnya.

Selain kawasan alun-alun, lanjutnya, Pemkab Kuningan juga  akan menata fasilitas di sekitar Masjid Syiarul Islam itu.

“Penataannya jadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan taman kota dan nantinya akan ada jembatan penyebrangan orang (jpo),” jelasnya.

Menurut Ridwan, setelah di renovasi alun-alun kuningan akan jauh lebih nyaman  bagi masyarakat karena memiliki desain kekinian.

“Nanti ada Ruang Terbuka Publik (RTP), sehingga ada penataan pagar dihilangkan dan nanti akan ada termpat parkir khusus pengunjung taman kota,” katanya.

Ridwan meyakini alun-alun yang nyaman dan menyenangkan akan banyak memberi dampak positif bagi warga Kuningan.

"Jadi Taman kota nantinya dapat dijadikan sebagai wahana rekreasi dan mendorong untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif untuk warga Kuningan," pungkasnya.