Resmikan GrabProtect, Oded: Masyarakat Kini Bisa Beraktivitas Lagi Dengan Aman

Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Indonesia hari ini meluncurkan GrabProtect di Bandung. GrabProtect hadir sebagai protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir risiko penyebaran COVID-19 dari transportasi.


Grab protect kini dilengkapi dengan fitur keamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru yang menjadi standar terbaik dalam industri ride-hailing. Melalui kehadiran GrabProtect, Grab berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang dan mitra pengemudi untuk beraktivitas kembali.

Dalam acara peresmian ini, Grab juga memberikan rapid test secara gratis kepada sejumlah mitra pengemudi untuk menjamin kondisi kesehatan mitra pengemudi yang akan kembali melayani penumpang.

Partner Engagement Strategy Lead, Jawa Barat, Grab Indonesia, Mawaddi Lubby mengatakan, dengan hadirnya armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect, Grab bersama dengan mitra pengemudi akan terus mendorong standar keamanan dan kebersihan dalam berkendara bagi mitra pengemudi dan penumpang terutama di Bandung.

"Saat ini, semua orang mulai kembali melakukan kegiatan sehari-hari. Namun, kami menyadari masih ada rasa khawatir yang dirasakan setiap orang. Untuk dapat memberikan rasa aman bagi mereka yang siap untuk beraktivitas kembali, kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk menghadirkan GrabProtect,” jelasnya, Selasa (21/7).

Seperti diketahui, Grab telah mengantongi izin beroperasi setelah Grab memenuhi persyaratan protokol kesehatan dan keamanan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah.

Mawadi menjelaskan, GrabBike merupakan layanan angkut penumpang roda dua pertama yang aktif di kota Bandung setelah sebelumnya tidak beroperasi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyambut positif langkah Grab sebagai pionir transportasi online yang telah meningkatkan standar keamanan selama masa pandemi COVID-19 ini.

"Kami mengapresiasi langkah Grab untuk menghadirkan GrabProtect dengan protokol keamanan dan kesehatan bagi masyarakat Bandung. Dengan persyaratan yang sudah dipenuhi, kami berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman sekaligus mengurangi penyebaran virus COVID-19 di fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini," tutur Oded.

GrabProtect memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan lebih aman. Dimulai dengan memastikan pengguna dalam keadaan sehat dan telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan, memberikan mereka kesempatan untuk membatalkan dan memberikan tanggapan kepada Grab jika mitra pengemudi tidak menggunakan masker, serta meningkatkan praktik menjaga keamanan dan kebersihan seperti membersihkan tangan secara rutin dan menggunakan metode pembayaran non-tunai (cashless payment). Beberapa langkah tersebut meliputi:

1. Teknologi deklarasi kesehatan online dan mask selfie Grab meluncurkan dua fitur in-app terbaru, formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online dan fitur pengecekan masker via selfie mulai akhir bulan Juni lalu.

Fitur deklarasi kesehatan dan kebersihan online ini akan mengharuskan mitra pengemudi dan pengantaran, serta penumpang untuk memastikan mereka tidak menunjukkan gejala COVID-19 dan telah mematuhi langkah-langkah keamanan serta kebersihan yang diperlukan, sebelum mereka mulai mengemudi, mengantarkan pesanan, atau memesan kendaraan.

Mitra pengemudi dan pengantaran juga diminta untuk mengambil selfie dengan menggunakan masker pada fitur mask selfie (pengecekan masker via selfie) setelah melengkapi formulir deklarasi.

2. Melengkapi kendaraan dengan partisi plastik dan peralatan kebersihan

Sebagai bagian dari program kebersihan GrabProtect di Indonesia, Grab telah membentuk armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect yang dilengkapi dengan partisi plastik sebagai pemisah untuk meminimalisir kontak antara penumpang dan mitra pengemudi.

Grab juga akan mendistribusikan peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, masker wajah untuk mitra pengemudi GrabCar Protect di Bandung selama sebulan mendatang.

Selain itu, Grab juga telah mendirikan 4 posko sanitasi di Bandung (Kantor Grab Paskal, BIP, BTM, dan Miko Mall) di mana mitra pengemudi dapat membawa kendaraannya untuk disinfeksi.

3. Penumpang dan Mitra Pengemudi dapat membatalkan perjalanan apabila persyaratan masker tidak dipenuhi

Para mitra pengemudi dan mitra pengiriman Grab diwajibkan untuk menggunakan masker setiap kali mereka melakukan perjalanan dengan platform Grab. Kebijakan yang sama akan berlaku untuk penumpang.

Apabila ada salah satu pihak yang tidak menggunakan masker, baik mitra pengemudi dan penumpang dapat membatalkan pemesanan tanpa denda sebelum perjalanan dimulai, dengan memilih "pengemudi/penumpang tidak memakai masker” sebagai alasan pembatalan.

Grab juga telah memperbarui fitur penilaian dan tanggapan serta Pusat Bantuan dalam aplikasi dengan opsi baru untuk pelaporan terkait kesehatan dan kebersihan. Fitur ini memungkinkan para pengguna untuk memberikan tanggapan kepada Grab apabila mitra pengemudi terlihat tidak sehat atau tidak menggunakan masker selama perjalanan.

Grab memonitor tanggapan ini dan akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi keamanan dan kesehatan para penggunanya. Grab akan terus mengevaluasi aturan ini seiring berjalannya waktu.

Sejak awal pandemi di Indonesia, Grab telah meluncurkan gerakan #KitaVSCorona yang terdiri dari berbagai inisiatif guna mendukung upaya melawan COVID-19. Grab telah memberikan pelatihan kepada para mitra pengemudi kami terkait protokol kesehatan GrabProtect serta memberikan alat kebersihan seperti hand sanitizer dan masker selama 2 minggu sekali.

Selain itu, Grab telah membagikan peralatan kebersihan yang terdiri dari hand sanitizer, desinfektan kendaraan, dan masker wajah ke lebih dari 10.000 mitra pengemudi GrabBike Protect dan 11.000 mitra pengemudi GrabCar Protect di seluruh Indonesia.