RGP2024 Tolak Pembentukan Dewan Kopral

Ketua Umum Relawan Ganjar Pranowo 2024, Heru Subagia/RMOLJabar
Ketua Umum Relawan Ganjar Pranowo 2024, Heru Subagia/RMOLJabar

Wacana pembentukan Dewan Kopral yang diinisiasi Ketua Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania, Immanuel Ebenezer untuk menandingi Dewan Kolonel pendukung Puan Maharani, mendapat penolakan dari Relawan Ganjar Pranowo 2024 (RGP2024).


Ketua Umum RGP2024, Heru Subagia mengaku tidak setuju dengan istilah Dewan Kopral yang dicetuskan Immanuel Ebenezer alias Noel. Pasalnya, diksi Dewan Kopral tidak sesuai semangat perjuangan relawan.

“Istilah relawan merupakan gerakan yang terorganisir dan merupakan bagian organ yang cerdas, tidak hanya bermodalkan semangat juang dan tenaga seperti yang digambarkan kopral,” tegasnya, Kamis (22/9).

Selain harus loyal, Heru menyatakan relawan juga harus memiliki daya juang yang tinggi, termasuk mempunyai pola dan keteraturan organisasi, seperti sistem komando hingga struktur organisasinya.

“Tentunya relawan terstruktur, terorganisir dan fokus pada tujuan perjuangan,” kata Ketua DPD PAN Kabupaten Cirebon tersebut. 

Heru menegaskan, RGP2024 tak akan terpancing adanya isu Dewan Kolonel atau Dewan Kopral. Namun, RGP2024 menilai wajar anggota DPR RI PDIP Pro Puan membuat organisasi bayangan dengan istilah Dewan Kolonel. 

“RGP2024 tidak gentar dan takut dengan keberadaan dan manuver Dewan Kolonel bentukan anggota DPR PDIP pro Puan untuk operasi senyap menaikkan elektabilitas Puan atau menjegal Ganjar Pranowo,” tegasnya.    

Di samping itu, Heru pun mengingatkan konotasi Dewan Kolonel. Sebab, akhir bulan September ada sejarah kelam yaitu G30SPKI berkaitan dengan penculikan para jenderal yang mengatasnamakan Dewan Jenderal.

“Jadi isu dewan kolonel dan dewan kopral kontraproduktif dan konotasinya sangat negatif,” kata Heru

Namun, ia mempersilakan anggota RGP2024 berkreasi di lapangan. Heru menyakini masing-masing relawan Ganjar Pranowo sudah dewasa dalam berpolitik.