Sabar, Kunci Hadapi Perubahan Perilaku Anak Di Masa Pandemi

Seorang anak yang sedang mengerjakan tugas sekolah/RMOLJabar
Seorang anak yang sedang mengerjakan tugas sekolah/RMOLJabar

Tidak sedikit orang tua merasa cemas adanya perubahan perilaku anak di masa pandemi ini. Anak, apabila sebelum pandemi, rajin bangun pagi dan sarapan lalu berangkat ke sekolah. Namun sekarang anak lebih santai bahkan lebih sibuk dengan gadgetnya.


Hal itu diungkap oleh Wendah, orangtua siswa di Kabupaten Ciamis. Dia mempunyai dua orang anak yang masih kelas 1 sekolah dasar (SD) dan kelas 5 SD.

"Kalau sekolah sebelum pandemi anak saya bangun bisa lebih pagi, mandi, sarapan, berangkat sekolah," ujar Wendah, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (13/10).

"Sekarang, mereka lebih banyak santai. Malah, terkadang ketika saya sudah mau berangkat kerja pun anak-anak masih di kasur, lebih banyak main gadget," lanjutnya.

Meskipun begitu, dia sadar, pasti ada perubahan perilaku terhadap anak. Dirinya mengaku, secara bertahap membimbing kedua anaknya dengan sabar dan tidak terbawa stress.

"Saya beri tahu baik-baik, kalau mereka di rumah bukan berarti libur, tetapi tetap harus belajar melalui daring. Mereka harus tetap bangun pagi, mandi, seperti kebiasaan saat sekolah," ujar Wendah.

Namun, itu pun dia lakukan pelan-pelan, bertahap. Karena, anak kalau diajarkan sama orangtuanya kadang lebih berani menyangkal, ketimbang sama gurunya. 

"Sama gurunya lebih takut atau nurut lah istilahnya. Kalau sama orangtuanya disuruh sesuatu kadang lambat, tapi pelan-pelan kasih tahu dengan baik,” kata Wendah.

Bagi dia, yang terpenting anak bisa menerapkan disiplin, belajar rajin, kemudian untuk selalu rajin cuci tangan, kalau main menggunakan face shield atau masker. 

"Saya suka bekali mereka handsanitizer dan face shield kalau mau main. Tapi ya namanya anak-anak, apalagi yang laki-laki kadang suka tidak terpantau. Beda sama adiknya yang perempuan lebih tertib,” ujarnya.