Sahkan 7 Raperda, APBD Kabupaten Bandung 2023 Capai Rp5,4 Triliun

Bupati Bandung, Dadang Supriatna/RMOLJabar
Bupati Bandung, Dadang Supriatna/RMOLJabar

DPRD Kabupaten Bandung memberikan persetujuan terhadap tujuh rancangan peraturan daerah (raperda) Kabupaten Bandung untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Salah satuny adalah Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2023.


Pengesahan perda itu dilakukan dalam Rapat Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Soreang, Rabu (23/11).

Tujuh raperda tersebut di antaranya, Raperda tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Raperda mengenai Kegiatan Pemanfaatan Ruang; Raperda perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 mengenai Penanaman Modal; Raperda Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pembangunan Daerah.

Kemudian Raperda tentang Penyertaan Modal Persero daerah Bandung Daya Sentosa serta Dana Cadangan untuk Pemilihan Kepala Daerah Serentak; dan Raperda Perubahan Perda 11/2021 mengenai Penyertaan Modal Non Permanen berupa Pemberian Pinjaman Dana Bergulir kepada masyarakat melalui Lembaga Keuangan Bank.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bandung, Wawan Ruswandi saat memaparkan laporan hasil kerja badan anggaran.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengaku, jumlah anggaran Kabupaten Bandung di APBD 2023 mencapai Rp5,4 triliun. Fokus utama dari pemerintah kabupaten yaitu bidang pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan, dan sanitasi. 

"Tahun depan itu kita pembuatan tiga rumah sakit, dan beberapa sekolah direhab dan sanitasi. Sedangkan momentum lainya bidang olahraga di mana Kabupaten akan jadi tuan rumah," ujarnya.

Rapat paripurna dibuka oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bandung, H.Wawan Ruswandi didampingi Wakil Ketua II H.Yayat Hidayat, dan Wakil Ketua III Hen Hen Asep Suhendar serta dihadiri 32 dari 55 anggota DPRD Kabupaten Bandung.

Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Setda Kabupaten Bandung, dan para kepala Perangkat Daerah juga hadir. (Ozzy Amedio)