Sebulan Istikharah, Tokoh Golkar Pangandaran Pilih Dukung Paslon Juara

Engkus Kusnadi/RMOLJabar
Engkus Kusnadi/RMOLJabar

Tokoh Partai Golkar Pangandaran sekaligus pendiri organisasi Anak Kusnadi (AKU) Juara, Engkus Kusnadi mendeklarasikan diri mendukung Pasangan Calon (Paslon) Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (Juara).


Beberapa alasan diambil Engkus Kusnadi sebelum menyandarkan pilihan ke Paslon Juara, diantaranya pembangunan di Kabupaten Pangandaran harus ada keberlanjutan. 

Selain itu, keberhasilan masa kepemimpinan Jeje Wiradinata menjadi Bupati di periode 2015-2020 dengan Dasar Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga menjadi alasan.

Diketahui, Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam wadah Partai Koalisi Pangandaran Bangkit Bersatu sudah mendaftarkan Paslon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Adang Hadari-Supratman (Aman).

“Sebelum mendirikan organisasi AKU Juara, saya sempat istiharoh dalam jangka waktu sebulan. Ya inilah jawabannya, saya bikin ini buat mendukung sekaligus jadi kontrol Pemerintah nantinya,” papar Kusnadi, Sabtu (19/9).

Kendatipun Ia tokoh Partai Beringin dan Golkar punya Pasangan calon yang bakal manggung di Pilkada Desember mendatang yakni Paslon Adang Supratman (Aman), Kusnadi Mengaku tak merasa punya resistensi.

“Ini atas nama pribadi dan keluarga. Di Golkar juga sudah tidak ada ikatan lagi karena bukan pengurus. Saya fair memilih atas kehendak pribadi,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan Pilkada, kata Kusnadi, Undang-Undang harus ada perubahan karena semakin berkembangnya pemikiran masyarakat dalam proses berdemokrasi.

“Banyak unsur pribadinya dalam UU Pilkada ini, manusia makin cerdas dan demokratis, ini harus ada perubahan seiring dengan perkembangan yang ada,” pungkasnya.