Selama Pandemi Covid-19, Pembuatan KIA Di Kabupaten Bekasi Dilakukan Secara Online

Ilustrasi KIA/Net
Ilustrasi KIA/Net

Permintaan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) tahun 2020 di Kabupaten Bekasi mencapai 177.642 buah. Jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri, sebesar 20 persen. 


Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan, meski KIA belum menjadi kewajiban, namun kartu tersebut diterbitkan sebagai identitas penduduk Indonesia.

“Karena seluruh penduduk yang ada dalam database-nya harus diberikan kartu identitas dan ini tertuang dalam Undang-Undang Adminduk. Dan, sesuai Permendagri Nomor 02 Tahun 2016 tentang KIA,” kata Hudaya, Rabu (13/1).

“Kabupaten Bekasi sudah cetak 27 persen KIA tahun 2020 kemarin. Itu sudah melebihi target,” imbuhnya.

Di tahun 2021 ini, kata dia, pihaknya masih membuka pelayanan KIA. Namun pelayanannya dibuka secara online lantaran saat ini Kabupaten Bekasi masih zona merah Covid-19.

“Semua masih menyesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya.