Selama UTBK-SBMPTN 2022, Prokes Ketat Bakal Diterapkan

Ilustrasi UTBK-SBMPTN 2022/Net
Ilustrasi UTBK-SBMPTN 2022/Net

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022 digelar masih dalam situasi pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Unpad akan melaksanakannya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


Peserta UTBK-SBMPTN 2022 wajib melakukan vaksinasi dosis lengkap serta menginstal aplikasi Peduli Lindungi untuk mengecek kondisi kesehatan sekaligus untuk dapat masuk ke ruangan ujian.

Hal itu disampaikan Koordinator Pelaksana UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Senin (25/4) kemarin.

“Kita akan siapkan QR Code Peduli Lindungi di setiap pintu gedung, peserta wajib scan dulu baru bisa masuk ruangan (ujian)” kata Inu.

Bagi peserta yang belum melaksanakan vaksinasi dosis lengkap, tetap diperbolehkan mengikuti ujian dengan melampirkan hasil tes antigen maksimal 1 hari sebelum ujian dilaksanakan atau hasil PCR maksimal 2×24 jam sebelum pelaksanaan ujian.

Inu juga mengimbau bagi peserta untuk melaksanakan tes antigen atau PCR di lokasi yang resmi supaya data hasil tes bisa langsung ter-input di aplikasi Peduli Lindungi.

“Yang sudah lakukan vaksinasi lengkap tidak perlu tes antigen/PCR, cukup aplikasi PeduliLindungi,” tambahnya seperti dimuat laman Unpad.

Kondisi kesehatan peserta harus dipastikan sehat. Dalam hal ini, Unpad sudah menyediakan tim kesehatan yang siap menangani peserta yang kemungkinan berada dalam kondisi tidak sehat.

Apabila peserta terindikasi tidak sehat serta bersuhu tinggi, tim akan melakukan tes antigen dan memberikan rekomendasi untuk lanjut ujian atau tidak.

Jika peserta tidak bisa mengikuti ujian lantaran terindikasi positif Covid-19, panitia Unpad bakal melaporkan langsung ke LTMPT untuk mengikuti ujian sesi pengganti khusus. Selain itu, Unpad juga menyediakan ruangan ujian yang khusus disiapkan untuk peserta yang terindikasi mengalami gejala Covid-19.