Sempat Ricuh, UNPAD Sampaikan Permohonan Maaf Seleksi Masuk Unpad Harus Ditunda

RMOLJabar. Seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) yang sedianya dilakukan hari ini, Sabtu (6/7) harus tertunda. Bahkan situasi sempat ricuh dikarenakan orang tua dan calon mahasiswa UNPAD melakukan protes meminta kejelasan waktu seleksi, diketahui banyak peserta yang telah menunggu sejak pagi.


Sedianya hari ini terdapat dua sesi ujian dimana pertama dimulai  jam 07.00 WIB sementara yang sesi dua mulainya jam 13.00 WIB.

Atas masalah tersebut pihak UNPAD melalui Hubungan Masyarakat (Humas) nya, Syauqi Lukman menyampaikan permintaan maafnya dan menyatakan bahwa pelaksanaan SMUP harus ditunda.

"Sehubungan dengan adanya kendala di Unpad (yang sedang dalam proses review) pada Mobile-Asisted Testing pelaksanaan SMUP Sarjana Jalur Mandiri Unpad," demikian dikatakan  Syauqi melalui keterangannya kepada kantor berita RMOLJabar, Sabtu (6/7).


"Sehubungan dengan keputusan tersebut, maka kami umumkan beberapa hal, yakni Pelaksanaan MAT sesi 1 dan 2 ditunda pekan depan, Sabtu (13/7) dengan lokasi dan waktu yang sama. Bagi peserta yang tidak dapat mengikuti ujian pada jadwal tersebut, antara Senin (8/7) hingga Jumat (13/7) akan diupayakan solusi alternatif jadwalnya," imbuhnya.

Unpad juga berjanji akan menyediakan penggantian kerugian untuk biaya transportasi (tiket, bensin, tiket tol) untuk peserta.

"Bagi peserta yang hendak meminta penggantian biaya, akan didata melalui Unit Layanan Terpadu dan melalui layanan email humas@unpad.ac.id mohon menyertakan informasi data pendaftaran," sambung Syauqi.

Adapun untuk pelaksanaan MAT pada hari Minggu (7/7) sejauh ini masih akan diupayakan untuk sesuai jadwal.

"Jadwal rangkaian tes selanjutnya (TOEFL dan wawancara) akan menyesuaikan pengunduran jadwal ini," ujarnya.

Syauqi juga menegaskan pada hakekatnya kejadian ini adalah sebuah kejadian yang tidak terduga yang sangat tidak diharapkan.

"Untuk itu kami mengucapkan permohoan maaf yang sebesar-besarnya kepada peserta SMUP Unpad 2019 beserta orang tuanya atas ketidaknyamanan ini. Pada prinsipnya Unpad tidak berharap untuk merugikan para peserta dan orang tua," tandasnya.[son]