Siaga 98: DPR RI Harus Minta Penjelasan Kapolri Tentang Judi Online dan Narkoba Ditubuh Polri

Hasanuddin/Net
Hasanuddin/Net

DPR RI harus segera memanggil Kapolri untuk meminta penjelasan terkait adanya dugaan keterlibatan oknum perwira polisi dalam bisnis Judi Online dan Narkoba. Dugaan itu menyeruak kepermukaan seiring berkembangnya pemeriksaan kasus Polisi tembak Polisi.


Disebut-sebut, salah satu motif pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo oleh Polri  adalah kasus dua praktek bisnis haram itu.

Kecurigan serupa disampaikan Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98, Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya pada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (15/8).

“Kami berharap dalam rapat dengar pendapat dengan Kapolri, Komisi III DPR RI meminta penjelasan terkait dugaan adanya keterlibatan Judi Online dan Narkoba ditubuh Polri (FS),” kata Hasanuddin .

Aktivis 98 asal Jawa Barat tersebut menilai kasus yang menyedot perhatian publik Ini bisa didalami oleh Komisi III, tidak semata pada peristiwa tewasnya Brigadir J, sebab pada peristiwa tersebut Timsus yang dibentuk Kapolri telah menemukan tersangkanya.

“Irwas juga menemukan adanya obstruction of justice dalam penanganan perkara tersebut,” ujarnya.

Namun begitu, Hasanuddin menegaskan, terkait dugaan keterlibatan Kadiv Propam (FS) dalam judi online dan narkoba perlu penyelidikan dan klarifikasi khusus.

“Kami berharap Komisi III dapat meminta penjelasan soal ini,” tegasnya.

Hasanuddin mengatakan jika dipandang perlu DPR RI melalui Komisi III dapat meminta Kapolri membentuk Tim Khusus untuk melakukan penyelidikan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Ketua Komisi III DPR RI yang mengajak publik untuk mengikuti jalannya Dengar Pendapat antara Komisi III dan DPR RI,” tutup Hasanuddin.