Sisakan Banyak PR di Sisa Masa Jabatan, Yana Mulyana Diminta Bangun Kolaborasi

Anggota DPRD Jabar, Haru Suandharu/RMOLJabar
Anggota DPRD Jabar, Haru Suandharu/RMOLJabar

Kepemimpinan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang tinggal satu tahun lagi dinilai masih menyisakan banyak Pekerjaan Rumah (PR). Sehingga, Yana yang kini menjadi pemimpin tunggal pasca wafatnya Oded M Danial diminta menyelesaikan PR tersebut.


Anggota DPRD Jabar, Haru Suandharu mengatakan, PR tersebut harus mampu diselesaikan Yana Mulyana di sisa masa jabatannya. Terlebih dalam momentum Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-212.

"Setahun (terakhir) ini sesuatu yang sangat berharga dan penting, PR-PR dan janji yang kampanye belum selesai, tolong diselesaikan," kata Haru ditemui di Antapani, Kota Bandung, Minggu (25/9).

Diungkapkan Haru, berbagai persoalan yang menjadi PR Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tersebut kian berat dan bertambah pasca diterjang Covid-19. Sehingga untuk menyelesaikannya diperlukan kolaborasi.

Ia mengurai, sejumlah persoalan yang belum selesai dan menjadi PR, yakni pengangguran terbuka, pengelolaan sampah, penanganan banjir, kemacetan, ketersediaan sekolah dan Puskesmas.

"Saya kira banyak dan bertambah karena waktu periode Oded-Yana belum ada inflasi global, belum ada kenaikan BBM yang begitu berat, belum ada Covid-19," ujarnya.

Maka dari itu, Ketua DPW PKS Jabar tersebut kembali menegaskan dan meminta Yana Mulyana membangun kolaborasi dengan semua pihak untuk menyelesaikan PR-PR yang hingga kini belum selesai.

"Segera bangun komunikasi sebaik-baiknya dengan DPRD, karena tidak ada keberhasilan tanpa kolaborasi. Tidak ada yang sukses sendirian," tandasnya.