Sisihkan Penghasilan, Oded Bantu Warga Terdampak PPKM Darurat

Wali Kota Bandung Oded M Danial/RMOLJabar
Wali Kota Bandung Oded M Danial/RMOLJabar

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan bahwa keprihatinannya semakin tinggi terhadap warga yang terdampak adanya Pandemi Covid-19. 


Sehingga, dia berinisiatif untuk menyisihkan sebagian penghasilannya untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak adanya Pandemi maupun PPKM Darurat.

Dari hasil penyisihannya, Oded mengaku telah mengumpulkan sebanyak 50 Juta yang nantinya akan dijadikan paket-paket makanan. Nantinya, paket-paket tersebut akan dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Nantinya, lanjut Oded, Donasi tersebut disalurkan melalui Bandung Economic Empowerment Center (BEEC). Selanjutnya, BEEC akan merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Bandung untuk menyediakan makanannya.

Rencananya, pembagian makanan ini akan dimulai di Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan dan Kelurahan Cibangkong Kecamatan Batununggal pada Rabu 21 Juli 2021.

"Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk warga Bandung," kata Oded di Kota Bandung, Kamis (22/7).

Oded berharap, langkah ini diikuti oleh masyarakat mampu di Kota Bandung untuk tergerak membantu sesama yang kesulitan di tengah pandemi Covid-19.

"Mang Oded berharap langkah ini akan mendorong warga Bandung lainnya untuk turut membantu sesamanya. Ini bisa dimulai dari lingkungan terdekat, seperti tetangga," ucapnya.

Oded pun sangat mengapresiasi warga Kota Bandung yang telah bergotong royong dan saling membantu warga yang terhimpit kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.

Mulai dari pembagian makanan, obat-obatan, menyediakan tempat isolasi mandiri, hingga pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh sejumlah komunitas.

"Ini menunjukan warga Kota Bandung sangat guyub. Saya sangat berterima kasih atas hal itu. Dan sikap itu harus terus kita pelihara," imbau Oded.

Di luar itu, Oded mengungkapkan, Pemkot Bandung telah menganggarkan dana sebesar Rp30 miliar. Anggaran tersebut sudah mulai tersalurkan ke warga terdampak Covid-19.Bantuan ini akan diberikan kepada 60.000 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) akan menerima uang tunai sebesar Rp500.000 di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSK).