Soal PPDB, Disdik Jabar Jamin Tak Ada Masyarakat Yang Dirugikan

Kadisdik Jabar (kanan)/RMOLJabar
Kadisdik Jabar (kanan)/RMOLJabar

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dedi Supandi melakukan kunjungan di SMAN 1 Kota Depok dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Tahap 1 Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2021-2022.


"Iya kami Disdik Jabar lakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPDB SMA di Depok dan Bekasi, " ucap Dedi di SMAN 1 Depok, Pancoran Mas, Depok, Jumat (11/6).

Menurutnya, salah satu tujuan monev tersebut adalah untuk memastikan pelaksanaannya berjalan baik dan dapat melaksanakan evaluasi secara cepat.

“Ini bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPDB di Jawa Barat, untuk melihat apakah Pusat informasi yang ada di sekolah berjalan, sampai dengan coba melihat ruangan-ruangan yang direncanakan dilakukan pembelajaran tatap muka,” katanya.

Ia menyebut, ada beberapa permasalahan yang langsung dilakukan evaluasi, diantaranya perbedaan nilai dari jalur prestasi antar sekolah, hingga ada beberapa warga kurang mampu yang tidak terakomodir.

“Untuk perbedaan nilai di jalur prestasi, kita akan lakukan verifikasi khusus mungkin butuh dua sampai tiga hari, dan untuk warga yang kurang mampu agar melakukan update data, karena kami gunakan data dari Kemensos,” ungkapnya.

Dirinya pun menjamin dalam pelaksanaan PPDB 2021 ini, pihaknya akan melakukan upaya secara maksimal agar tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan.

“Mudah-mudahan PPDB tahun ini bisa berjalan lebih baik dari tahun kemarin, dan kita optimistis bahwa PPDB di Jawa Barat bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga memastikan server yang menaungi pendaftaran PPDB secara darling berjalan dengan baik atau tidak ada kendala. Hal itu terbukti pada PPDB Jabar tahap pertama yakni untuk jalur afirmasi dan prestasi, semua data bisa masuk dengan baik.

"Alhamdulillah server juga aman, tidak down. Kalaupun ada kendala, itu dijaringan lokasi sekolah saat melakukan input data. Tapi secara keseluruhan untuk tahap pertama ini berjalan dengan baik dan lancar," tandasnya.