Syarat Jadi Kapolri, IPW: Jenderal Bintang Tiga Dan Pernah Menjabat Kapolda Di Pulau Jawa

Jenderal bintang tiga yang disebut berpeluang menjadi Kapolri/Rep
Jenderal bintang tiga yang disebut berpeluang menjadi Kapolri/Rep

Syarat utama calon Kapolri harus jenderal bintang tiga yang tidak bermasalah, kapabel, mumpuni, serta Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter). Selain itu, pernah menjadi Kapolda di daerah Jawa atau wilayah rawan agar insting mengantisipasi Kamtibmas mumpuni dan keamanan Indonesia tetap prima.


Hal tersebut disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada wartawan, Sabtu (21/11).

"Ada beberapa syarat utama yang harus diperhatikan Presiden Jokowi dalam memilih calon Kapolri pengganti Idham Azis. Pertama pernah menjadi Kapolda di Jawa," ujar Neta S Pane, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL.

Kedua kata Neta, calon Kapolri paham manajemen dan organisasi Polri secara utuh. Sebab persoalan besar Polri saat ini adalah penumpukan personel di jajaran tengah dan atas, mulai dari AKBP, Kombes hingga jenderal yang dan tidak jelas kerjanya.

"Penumpukan ini membuat anggaran Polri habis tersedot untuk fasilitas para Kombes dan jenderal tersebut," tandasnya.

Kemudian yang ketiga, calon Kapolri harus memahami kebutuhan fasilitas, sarana, dan prasarana. Sehingga, proyek-proyek pengadaan tepat guna sasaran bagi kepentingan kepolisian dalam menjaga kamtibmas.

"Orang-orang baru yang tidak mengerti tentang kepolisian jangan menangani proyek pengadaan," ungkap Neta.

Terakhir figur calon Kapolri harus paham mengenai sistem karir untuk mengembangkan tugas profesional kepolisian. Tujuannya agar jangan sampai ada pejabat kepolisian yang bertahun-tahun bertugas di satu tempat.  

Menurut Neta, bintang tiga di Polri saat ini cukup banyak. Sedikitnya ada 13 orang. Tapi tentunya tidak semua bisa ikutan dalam bursa calon Kapolri. Para bintang tiga dari Akpol 87 tentunya sulit untuk masuk bursa calon Kapolri mengingat Kapolri Idham Azis dari Akpol 88.

Jika Akpol di bawah Akpol 88 dipaksakan menjadi Kapolri, sambungnya, tentu terjadi kemunduran di institusi kepolisian. Sehingga yang bisa masuk bursa calon Kapolri adalah dari Akpol 88A, Akpol 88B, Akpol 90, dan Akpol 91.

"Di wilayah ini cukup banyak figur jenderal yang mumpuni," tutupnya.

Sejumlah jenderal bintang tiga digadang-gadang masuk dalam bursa calon Kapolri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kebareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Kabarhakam Polri Komjen Agus Ardianto. Ada juga nama Komjenn Boy Rafli Amar yang menjabat Kepala BNPT disebut-sebut juga berpeluang jadi Kapolri.